Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prostitusi Online di Manado

Anak di Bawah Umur Manado Terlibat Prostitusi Online, Sosiolog Sulut Ungkap Faktor Gaya Sosial

Fakta bahwa banyak anak-anak di bawah umur yang terlibat kasus prostitusi online juga dikomentari oleh Sosiolog Sulut Ferdinand Kerebungu.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Ferdinand Kerebungu
Sosiolog Sulut Prof Ferdinand Kerebungu. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Polda Sulawesi Utara baru saja mengamankan 28 anak-anak muda di Manado yang terlibat dalam dugaan kasus prostitusi online.

Bahkan sebagian besar dari anak muda yang terlibat prostitusi online ini masih berusia di bawah umur.

Fakta bahwa banyak anak-anak di bawah umur yang terlibat kasus prostitusi online juga dikomentari oleh Sosiolog Sulut Ferdinand Kerebungu.

Saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Kamis 8 Juni 2023 malam, Prof Ferdinand Kerebungu mengatakan dampak dari perubahan sosial akan menimbulkan berbagai gejala sosial di masyarakat.

Menurutnya perubahan sosial ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi komunikasi yang diadopsi masyarakat.

Ada masyarakat mengadopsi perubahan tersebut untuk mengembangkan karier dan bakatnya secara positif.

Sehingga mereka mendapat keuntungan secara ekonomi darisana.

Tetapi ada juga masyarakat yang menerima perubahan tersebut secara keliru.

Yaitu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi dengan cara yang tidak halal, seperti judi online bahkan sampai dengan prostitusi online.

Ferdinand Kerebungu menambahkan perubahan perilaku ini (prostitusi online) bukan baru sekarang, apalagi dengan adanya aplikasi Michat.

Menurutnya prostitusi online ini sudah pernah marak di Sulut walaupun baru menggunakan aplikasi sederhana seperti SMS.

Hanya saja tidak melibatkan anak dibawah umur.

Ia menuturkan apabila Polda Sulut dapat menangkap 28 anak dibawah umur yang terlibat prostitusi online, itu hanya puncak gunung es.

Sebab mereka yang terlibat dalam kasus ini rata-rata karena pertemanan.

Bagaimana temannya tidak tergiur ikut dalam perbuatan terlarang ini karena melihat sahabatnya banyak uang handphone baru, tentu hal ini akan menggoda temannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved