Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencurian di Minut

Cerita Ibu yang Menjadi Korban Copet di Pasar Airmadidi Minut, Harap Jadi Atensi Polisi

Seorang perempuan menjadi korban pencopetan di Pasar Airmadidi, Minut. Ia berharap kasusnya bisa diperhatikan polisi agar tak terulang.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Korban pencopetan, Olke Lomboan, saat melapor di Polsek Airmadidi, Minut, Sulawesi Utara, Sabtu (3/6/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Seorang ibu bernama Olke Lomboan mengaku kecopetan di Pasar Airmadidi, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Sabtu (3/6/2023).

Olke menceritakan, sekitar pukul 10.00 Wita dirinya tiba di Pasar Airmadidi, tepatnya di perempatan pasar menuju Tondano.

Uang yang dibawah Olke sekitar Rp 800 ribu yang disimpannya di dalam dompet dan diletakkan di dalam tas.

Saat turun dari kendaraan, Olke membeli cabai, bawang merah, dan tomat sehingga membayar Rp 50 ribu.

Kemudian dirinya berjalan menuju Puskesmas Airmadidi.

Saat di tengah pasar, Olke sempat bertanya di kios penjualan baju bekas tanpa membeli.

Kemudian, Olke kembali ke depan Puskesmas Airmadidi.

Saat di depan Puskesmas Airmadid, Olke memilih pakaian untuk dibeli.

Usai membeli pakaian dengan harga lebih dari Rp 150 ribu, Olke mencari dompetnya untuk membayar.

Namun, Olke kaget saat mencari dompetnya sudah tidak ada lagi.

Baca juga: Pengurus DPD KNPI Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara Bakal Dilantik Besok, Panitia Mantapkan Persiapan

Baca juga: Berikut Nama Caleg Derah Pemilihan II DPRD Sitaro Sulawesi Utara, Disebut Dapil Neraka

Karena sudah syok dompetnya tidak ada lagi, Olke kembali ke tempat awal membeli cabai.

"Saya kembali ke tempat saya awal membeli, siapa tahu tertinggal di sana. Tapi tidak ada lagi," kata Olke.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved