BNPT
BNPT-FKPT Sulut Gelar ''Acara Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia'', 10 Siswa Tulis Surat ke Presiden
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT RI) bersama Forum Pencegahan Terorisme (FKPT Sulut) menggelar acara dengan tema;
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT RI) bersama Forum Pencegahan Terorisme (FKPT Sulut) menggelar acara dengan tema; ''Salam Indonesia, Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia'' dengan lokasi kegiatan di Kampung Jawa (Jaton) tepatnya SDN 3 Tondano, Rabu (31/05/2023).
Kegiatan ini dibuka oleh Nanda Fajar Aditya, S.Sos.,M.Si, Analis Kebijakan Ahli Muda, Sub koordinator Perlindungan Kepentingan Nasional BNPT RI sekaligus memberikan materi kepada sejumlah murid SD tersebut.
Nanda juga memberikan beberapa pertanyaan kepada anak-anak dan memberikan hadiah kepada murid yang menjawab pertanyaan dengan benar.

Selanjutnya ikut memberikan sambutan Ketua FKPT Sulut, Max Surya Togas, S. Dia mengatakan, acara ini dimaksudkan agar anak-anak mendapatkan pemahaman tentang Pancasila sejak dini. ''Kami memberikan pemahaman bahaya radikalisme dengan cara yang bisa diterima anak-anak. Jadi pendekatannya berbeda dengan kegiatan bidang lainnya di FKPT Sulut, '' ujarnya
Kegiatan ini diikuti sekira 102 murid SD Negeri 3 Tondano bersama dengan guru-guru dan kepala sekolah ikut terlibat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Tommy Wuwungan SPd MM mengatakan, pihaknya sangat senang karena mendapat Kehormatan dengan diadakannya acara BNPT RI di Kabupaten Minahasa tepatnya di SD Negeri 3 Tondano.
Kadis Diknas Minahasa ikut memberikan beberapa pertanyaan semisal siapa Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, menanyakan pahlawan nasional asal Sulut, kemudian memberikan hadiah berupa uang Rp 50 ribu kepada murid yang menjawab dengan benar.
Ikut memberikan pertanyaan adalah Sekertaris FKPT Sulut, dr Makmun Djaafara. Staf Khusus Gubernur Sulut ini menanyakan kepada murid-murid siapa yang bisa menyebutkan isi kelima sila dari Pancasila.
Menariknya, karena semua anak mengacungkan tangan sehingga, dia terpaksa harus memilih siapa yang bisa menjawab. ''Hebat anak-anak di sini, masih kelas 1 SD sudah hafal isi 5 sila Pancasila, '' ujar Makmun.
Ada sesi lainnya yang menarik minat para murid ketika BNPT menghadirkan Agus Nuramal, sang pendongeng, untuk bercerita lengkap dengan alat peraga sehingga mampu menghipnotis anak-anak untuk tetap mendengar dongeng hingga akhir.
Di sesi terakhir para murid SD ini diminta untuk menulis surat ke Presiden Jokowi, tujuannya untuk mengetahui keinginan dan impian para anak ini. Seluruh murid pun mengikuti Lomba Menulis Surat ke Presiden selaku pemimpin negeri ini.
Hasilnya tim juri yang terdiri dari Agus Nuramal; Pendongeng Nasional, Aswin Lumintang, S.Sos; Kabid Media, Humas dan Hukum FKPT Sulut dan Kepala Sekolah SD Negeri 3 Tondano; Suryati Zees berhasil memilih 10 siswa dengan tulisan terbaik.
Kesepuluh siswa dengan tulisan terbaik ini mendapatkan hadiah dari Tim BNPT.
Dalam tulisan murid-murid ini banyak harapan dan keinginan yang mereka utarakan. Selain itu ada beberapa yang meminta ponsel, sepeda dan lainnya.
Hadir juga dalam kesempatan itu Bendahara FKPT Sulut; Drs Denny Rantung, Staf Bidang IT FKPT Sulut; Emro Najoan, Kabid Diknas Minahasa dan lainnya.
Komjen Boy Rafli Segera Pensiun, Pengamat: BNPT dan Densus 88 Jangan Tumpang Tindih Kewenangan |
![]() |
---|
Kuatkan Akar Budaya Bangsa, BNPT RI Pecahkan Rekor Muri pada Gelaran Parade Budaya Nusantara |
![]() |
---|
Antisipasi Paham Radikalisme di Sekolah, BNPT-FKPT Sulut Gelar TOT Guru Pelopor Moderasi Beragama |
![]() |
---|
Bicara di Markas PBB, Kepala BNPT RI Tegaskan Komitmen Negara Lindungi Hak Korban Terorisme |
![]() |
---|
BNPT Rangkul Generasi Muda Kalimantan Selatan Jadi Agen Pencegahan Terorisme |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.