Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Ratusan Nelayan Bitung Sulawesi Utara Ikut Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Ini yang Dipelajari

Mereka mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) tahun 2023. Ada ratusan Ratusan masyarakat Kota Bitung yang ikut.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Ratusan nelayan mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh BMKG Maritim Sulawesi Utara di Kota Bitung, Selasa (30/5/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dunia perikanan Kota Bitung semakin berkembang saja, pemerintah memberi perhatian khusus.

Mengingat wilayah Bitung banyak lautnya.

Perhatian pemerintah tersebut diberikan berupa ilmu pengetahuan soal laut.

Baca juga: Mengenal Poltek KP Bitung, Perguruan Tinggi Vokasi Milik Kementrian Kelautan dan Perikanan

Ratusan nelayan mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh BMKG Maritim Sulawesi Utara di Kota Bitung, Selasa (30/5/2023).
Ratusan nelayan mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh BMKG Maritim Sulawesi Utara di Kota Bitung, Selasa (30/5/2023). (Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Mereka mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) tahun 2023.

Ada ratusan Ratusan masyarakat Kota Bitung yang ikut.

Mereka diajarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Sulut.

Ada beberapa hal yang mereka ajarkan, di antaranya cara melihat cuaca.

Baca juga: Nelayan di Bitung Sulawesi Utara Ikut SLCN, Belajar Lihat Situasi Iklim dan Cuaca Laut

Mengusung tema dengan SLCN Nelayan Hebat, berlangsung di aula lantai 2 kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Aertembaga Bitung, hari ini Selasa (30/5/2023).

Menurut Nefias Abram satu di antara peserta mengaku kegiatan ini sangat baik, pihaknya tak lupa berterima kasih kepada BMKG telah melaksanakan kegiatan ini.

"Ini kesempatan kami nelayan mengikuti sekolah, dengan mengikuti sekolah kami bisa mengetahui tentang situasi dan kondisi di laut, keadaan kondisi cuaca," kata Nefias Abram nelayan pesisir, Selasa (30/5/2023).

Menurutnya, selama ini untuk mengetahui situasi iklim dan cuaca di laut hanya berdasarkan pengalaman.

Baca juga: Komunitas Zumba di Bitung Ikut Demo di Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Aertembaga

Misalkan, lihat cuaca berangin berombak hingga melihat kondisi bulan mati dan bulan terang.

Warga Kelurahan Aertembaga 1 Kecamatan Aertembaga, meyakini metode yang dipakai selama ini cukup akurat.

Dengan bekal informasi dari SLCN dan pengalaman melihat keadaan cuaca, makin mantap dan klop ketika melaut.

Albert Tamaka Tonaas Kapal Pajeko Rajawali, peserta SCLN lainnya merasa terbantu ketika sedang melaut atau menangkap ikan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved