Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bitung Sulawesi Utara

Nelayan di Bitung Sulawesi Utara Ikut SLCN, Belajar Lihat Situasi Iklim dan Cuaca Laut

Ratusan masyarakat Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang berkecimpung di dunia perikanan mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Chintya Rantung
christian wayongkere/tribun manado
Ratusan nelayan di Kota Bitung mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan Sulawesi Utara 2023, Selasa (30/5/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan masyarakat Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang berkecimpung di dunia perikanan mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) tahun 2023.

SLCN dilaksanakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Sulut.

Mengusung tema dengan SLCN Nelayan Hebat, berlangsung di aula lantai 2 kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Aertembaga Bitung, hari ini Selasa (30/5/2023).

Menurut Nefias Abram satu diantara peserta mengaku kegiatan ini sangat baik, pihaknya tak lupa berterima kasih kepada BMKG telah melaksanakan kegiatan ini.

"Ini kesempatan kami nelayan mengikuti sekolah, dengan mengikuti sekolah kami bisa mengetahui tentang situasi dan kondisi di laut, keadaan kondisi cuaca," kata Nefias Abram nelayan pesisir, Selasa (30/5/2023).

Menurutnya, selama ini untuk mengetahui situasi iklim dan cuaca di laut hanya berdasarkan pengalaman.

Misalkan, lihat cuaca berangin berombak hingga melihat kondisi bulan mati dan bulan terang.

Warga Kelurahan Aertembaga 1 Kecamatan Aertembaga, meyakini metode yang dipakai selama ini cukup akurat.

Dengan bekal informasi dari SLCN dan pengalaman melihat keadaan cuaca, makin mantap dan klop ketika melaut.

Albert Tamaka Tonaas Kapal Pajeko Rajawali, peserta SCLN lainnya merasa terbantu ketika sedang melaut atau menangkap ikan.

"Dengan adanya informasi dari BMKG di kegiatan ini sangat terbantu. Karena saat di laut tidak tahu kapan gelombang besar dan arus kencang," kata Albert Tamaka.

Sama halnya dengan metode dan cara yang dilakukan nelayan pada umumnya, memprediksi cuaca berdasarkan pengalaman dari leluhur.

Seperti melihat bintang, bulan, angin, awan dan lainnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan SLCN ini pihaknya akan dibekali dengan aplikasi para nelayan.

Albert menyebutkan kalau dirinya setiap hari bersama crew kapal pajeko melaut, mencari ikan campuran.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved