Sulawesi Utara
Berikut Pekerjaan dan Profesi Penderita HIV/AIDS di Sulawesi Utara, Rohaniwan Juga Ada
Tak hanya PSK, paling banyak dari karyawan swasta dan wirausaha, lantas ibu rumah tangga (IRT).
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak disangka Sulawesi Utara ternyata mengoleksi banyak sekali penderita HIV/AIDS.
hal tersebut tak bisa dihindari, namun perlu mendapat perhatian pemerintah.
Lantaran mereka juga merupakan warga yang perlu mendapatkan perlakuan yang sama.
Baca juga: Tokoh Agama dan Biarawan Juga Kena, Ini Data Profesi Penderita HIV/AIDS di Sulawesi Utara
HIV/AIDS tak memilih siapa yang akan menjadi penderita.
Di Sulawesi Utara penderita HIV/AIDS datang dari berbagai profesi dan pekerjaan.
PSK bukan satu-satunya pekerjaan yang rentan tertular HIV/AIDS.
Ternyata banyak profesi dan pekerja, bahkan dari pekerjaan yang cukup mentereng juga ada.
Baca juga: 1.414 Homoseksual Terjangkit HIV/AIDS di Sulawesi Utara
Siapapun yang melakoni aktivitas seksual tak wajar, bisa kena HIV/AIDS.
Bisa juga seseorang kena penyakit yang belum ada obatnya itu karena faktor lainnya, misalnya jarum suntik atau ketularan orang tua.
Dinas Kesehatan Sulawesi Utara merilis data HIV/AIDS periode 1997 hingga Desember 2022.
Terdapat 5.125 penderita HIV/AIDS di Sulut dari beragam profesi.
Baca juga: Suka Duka Pendamping Orang dengan HIV/AIDS di Sulawesi Utara
Tak hanya PSK, paling banyak dari karyawan swasta dan wirausaha, lantas ibu rumah tangga (IRT).
Ada pula pilot, pelaut, sopir, siswa, mahasiswa, petani, buruh, hingga tukang ojek.
Lalu PNS, CPNS, tukang, napi, satpam, ABK, penambang, Polri, peternak, nelayan, dan guru.
Kemudian ada pensiunan, dosen, seniman, pedagang, wartawan, terapis, hingga nakes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pendamping-odha-hermin-m-ketiga-dari-kanan-dalam-kegiatan-pertemuan-nasional-peduli-hivaids.jpg)