Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Politisi PDIP Sebut Penolakan Ganjar Terhadap Timnas Israel di Pildun U-20 Menunjukkan Keberanian

Politisi PDIP, Deddy Sitorus mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cocok dengan kriteria Calon Presiden

Editor: Aswin_Lumintang
Dokumentasi PDI-P
Ganjar Pranowo resmi diumumkan sebagai Capres PDI-P. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengumumkannya di Istana Batu Tulis, Jumat (21/4/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Politisi PDIP, Deddy Sitorus mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cocok dengan kriteria Calon Presiden (Capres) yang dikatakan Presiden Jokowi.

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi beberkan mengenai kriteria Capres bahwa seorang pemimpin nantinya harus yang berani dalam hal apapun.

Menanggapi yang dikatakan Jokowi, Deddy Sitorus mengatakan bahwa Ganjar Pranowo merupakan sosok yang berani mempertaruhkan popularitasnya.

Politisi PDIP Deddy Sitorus
Politisi PDIP Deddy Sitorus (Kompas TV)

"Itu Pak Ganjar berani mempertaruhkan popularitasnya."

"Berani mengorbankan dukungan banyak orang untuk hal-hal yang bersifat mendasar, yaitu konstitusi," ungkap Deddy, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (16/5/2023).

Deddy menyebut bahwa Ganjar Pranowo berani menolak tim Israel dalam ajang Piala Dunia U-20.

Ganjar, kata Deddy, berani menyuarakan penolakan tersebut dengan risiko tidak disukai oleh banyak orang.

"Pak Ganjar berani bersuara soal itu, dengan risiko tidak disukai," ujar Deddy.

Baca juga: Wakil Bupati Minahasa Royker Roring Hadiri HUT Dekranas ke 43 di Kota Medan

Baca juga: PPP Optimis Hasil Musra Akan Sinergi dengan Keinginan Jokowi Yaitu Ganjar Pranowo

Terkait hal itu, Deddy menilai bahwa Ganjar Pranowo merupakan sosok yang berani dan cocok sesuai dengan kriteria Jokowi.

 
Lebih lanjut, dalam puncak Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan pidato di hadapan relawannya.

Jokowi berbicara mengenai kriteria pemimpin yang diinginkan rakyat hingga soal kesempatan Indonesia menjadi negara maju.

Dirinya pun menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang dekat dengan rakyat dan berani demi kepentingan rakyat.

"Negara ini adalah negara besar. Bangsa ini adalah bangsa besar. Penduduk kita sudah 280 juta, kurang lebih. Rakyat kita butuh pemimpin yang tepat, butuh pemimpin yang bener. Yang dekat dengan rakyat," kata Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5/2023).

Jokowi juga menuturkan rakyat Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang berani dalam hal apapun untuk kepentingan rakyatnya.

"Dan pemberani. Yang berani, pemberani demi rakyat," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved