Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian

Renungan Harian Kristen, Amsal 31:25‭-‬26, Seperti Apakah Hikmat

Berikut Renungan Harian Kristen hari ini yang diambil dalam kitab Amsal 31:25‭-‬26 TB, yang membahas mengenai Seperti Apakah Hikmat

Editor: Erlina Langi
pexels
Berikut Renungan Harian Kristen hari ini yang diambil dalam kitab Amsal 31:25‭-‬26 TB, yang membahas mengenai Seperti Apakah Hikmat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini

Amsal 31:25‭-‬26 TB
Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.

Seperti Apakah Hikmat

Saat kita membuka Amsal 31 dan mulai membaca tentang seorang istri berkarakter mulia, kedengarannya seperti kita sudah bertemu seorang pahlawan super. Wanita ini digambarkan sebagai tekun, pekerja keras, terencana, suka membantu, hemat, bijak, dan takut akan Tuhan.

Segala yang dilakukannya tampak tak bercela, dan mungkin sulit untuk dibayangkan untuk hidup sesuai ekspektasi ini.

Tak seorang pun kecuali Yesus pernah hidup sesempurna itu.

Tapi Amsal 31 bukan berusaha menyarankan bahwa siapa pun harus mencapai standar selevel adiwira.

Meskipun menggambarkan tentang seorang istri, pasal ini memberi setiap orang deskripsi tentang seperti apakah menerapkan hikmat dalam hidup kita.

Berikut tiga cara mewujudkan karakteristik yang dideskripsikan di Amsal 31.

Kerja Keras

“Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.”
Amsal 31:13 TB

Kita tidak dapat bekerja atau mengusahakan keselamatan kita. Itu adalah anugerah dari Tuhan yang dapat kita terima atau tolak.

Tapi kerja keras adalah respons alami atas rasa syukur dan terima kasih untuk semua yang Allah telah perbuat bagi kita.

Kita bekerja keras untuk mengerjakan hal-hal yang sesuai dengan tujuan Dia menciptakan kita sehingga kita dapat memuliakan Allah.

Murah Hati

“Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas, mengulurkan tangannya kepada yang miskin.”
Amsal 31:20 TB

Seorang yang bijak mampu memerhatikan kebutuhan orang lain dan melayaninya.

Dia akan berusaha mencari dan menawarkan bantuan bagi yang membutuhkan. Kita bermurah hati dengan waktu, sumber daya, dan karunia kita bagi orang lain karena itu semua telah diberikan pada kita oleh Tuhan.

Terencana
“Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.”
‭‭Amsal ‭31‬:‭25‬-‭26‬ ‭TB

Ketika kita mengelola sumber daya kita dengan baik dan memercayakan hasilnya pada Tuhan, kita dapat menyambut masa depan dengan yakin dan sukacita, dan membagikan apa yang telah kita pelajari kepada orang lain.

Takut akan Tuhan

“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan Tuhan dipuji-puji.”
Amsal 31:30 TB

Rasa takut dapat diasosiasikan dengan makna negatif.

Tapi dalam Perjanjian Lama, takut sering diasosiasikan dengan mengesampingkan kehendak Anda untuk mengikuti perintah Allah.

Takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat, dan orang yang bijak berusaha menaati Allah dalam segala yang mereka lakukan.

Allah tidak mengharapkan kita untuk menjadi manusia super. Dia mengerti keterbatasan kita dan memiliki anugerah untuk kelemahan kita. Tapi Dia berharap kita akan mencari dan menerapkan hikmat dalam hidup sehingga kita dapat mengenal-Nya dengan lebih intim.

Dan ketika setiap kita berkomitmen mencari hikmat Allah, kita akan mulai menunjukkan sifat-sifat yang ditemukan dalam Amsal 31.

Hari ini, ambil waktu sejenak untuk meminta Allah menyatakan di mana Anda dapat bertumbuh dalam hikmat.

Izinkan Dia mengubah karakter Anda dan dimuliakan melalui kehidupan Anda.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved