Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Foto

Potret Wisata di Sulawesi Utara, Legenda di Balik Kolam Tumatenden

Cerita rakyat itu adalah kisah cinta seorang pemuda bernama  Mamanua dan bidadari dari kayangan bernama Lumalundung.

Tayang:
Penulis: Risky Sumarauw | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Risky Sumarauw
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Objek Wisata ini terletak di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Hanya berjarak kurang lebih 11 kilometer dari Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado. 

Kolam Tumatenden ini memiliki keunikan. 

Kolam permandian dengan 9 pancuran ini memiliki cerita rakyat yang melegenda di masyarakat setempat. 

Cerita rakyat itu adalah kisah cinta seorang pemuda bernama  Mamanua dan bidadari dari kayangan bernama Lumalundung

Dikisahkan tempat ini menjadi kolam permandian sembilan bidadari dari kayangan. 

Suatu ketika Mamanua mencoba mengintip di Kolam Tumatenden. Ia melihat sembilan gadis yang sedang mandi di situ.

Dari balik semak, Mamanua pun mengambil satu dari antara sembilan selendang milik bidadari tersebut.

Ketika para bidadari itu hendak kembali ke Kayangan, salah satu bidadari bernama Lumalundung tidak bisa terbang karena tidak memiliki selendang dikarenakan diambil oleh Mamanua.

Ia pun tinggal di desa itu dan menjadi istri dari Mamanua hingga melahirkan seorang anak.

Sang anak itu kemudian dinamai Walansendow.

Kisah rumah tangga mereka berjalan dengan rukun. hingga Lumalundung menemukan kembali selendang terbangnya. 

Dengan terpaksa dan berat hati, sang bidadari itu pun meninggalkan anaknya dan sang suami  untuk kembali ke kayangan. Seperti itulah kisahnya.

Berikut foto-foto cerita legenda di Balik Kolam Tumatenden:

Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Risky Sumarauw)
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Risky Sumarauw)
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Risky Sumarauw)
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Risky Sumarauw)
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Cerita legenda di objek wisata Kolam Tumatenden di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Risky Sumarauw)
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved