Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mudik Lebaran 2023

Cerita Pemudik, Suami Baru Sadar Istri Tidak Ada Setelah 80 Km hingga Menangis, Endingnya Tertawa

Cerita mudik menarik dialami oleh Arif , seorang warga dari Bogor yang hendak Mudik Lebaran ke Kediri Jawa Timur.

Editor: Glendi Manengal
Kompas.com
Arif yang meninggalkan istrinya saat mudik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah pemudik yang akan ke Kediri, Jawa Timur.

Diketahui seorang pria bernama Arif mudik bersama istri dan anaknya.

Arif yang menggunakan motor dari Bogor akan mudik ke Kediri Jawa Timur.

Namun saat perjalanan mudik banyak terjadi hal-hal menarik.

Diketahui Arif yang awalnya berkendara bersama istri dan anaknya.

Namun istrinya malah tertinggal 80 kilometer.

Bahkan sang suami sampai menangis karena kebingungan istrinya yang dibonceng sudah tidak ada.

Terkait hal tersebut ternyata suami sadar setelah tertinggal 80 kilometer.

Baca juga: Ketua MUI Manado Yaser Bachmid Imbau Umat Muslim Ikut Pemerintah Terkait Penetapan Idul Fitri

Baca juga: Ojek Online di Manado Sulawesi Utara Tinggalkan Penumpang yang Terluka Usai Tabrak Kendaraan

Cerita mudik menarik dialami oleh Arif , seorang warga dari Bogor yang hendak Mudik Lebaran ke Kediri Jawa Timur.

Arif mendadak baru sadar istri tertinggal 80 Km saat mudik menuju Kediri.

Pria satu anak itu panik sampai nangis karena bingung istri tidak ada di jok belakang sepeda motornya ketika mudik.

Kejadian menarik yang dialami Arif itu akhirnya malah menuai akhir yang memalukan sekaligus lucu.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Arif dan istrinya?

Pemudik itu diketahui bernama Arif Romadon (37).

Dia mudik bersama keluarganya menaiki motor dari Bogor, Jawa Barat hendak pulang ke Kediri, Jawa Timur.

Kemudian di tengah perjalanan saat melakukan istirahat di daerah Brebes Jawa Timur, Arif malah meninggalkan sang istri.

Dikira sang istri sudah naik ke atas sepeda motor dan memegangi anaknya, ternyata sosok sang istri tidak ada di belakangnya.

Sejauh 80 Km, akhirnya Arif baru menyadari kejanggalan di belakang motor .

Arif Romadon tersadar bahwa sang anak sendirian saja yang tersisa di bagian belakang motornya.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/4/2023) malam ketika Arif mudik bersama istrinya Siti Aminah (40) dan anaknya Eka Krissna (8).

Arif yang ditemui oleh Kompas.com ( grup Tribun Jatim ) setelah tiba di Kediri, Jawa Timur bercerita, hanya istrinya yang tertinggal.

Sedangkan anaknya ikut bersamanya.

Arif pada peristiwa kala itu tak sadar dirinya meninggalkan istrinya di wilayah Brebes dan baru sadar di perbatasan Pemalang-Pekalongan.

Saat di perjalanan, dia tak sengaja meninggalkan sang istri di Brebes, Jawa Tengah.

Dan Arif barulah menyadari ketidakadaan istrinya itu di perbatasan Pemalang-Pekalongan, yang saat itu jaraknya sekitar 80 Km dari terakhir sang istri terlihat.

Mulanya, Arif berangkat mudik dari Bogor bersama istri dan anaknya menggunakan sepeda motor Honda CB 150 R, Minggu (16/4/2023) sekitar pukul 16.30 WIB menuju Kediri .

Di Bogor, Arif merantau dan bekerja sebagai pekerja proyek bangunan sejak 2013.

Diperkirakan, perjalanan mudik dari Bogor ke Kediri itu memakan waktu 15 hingga 16 jam dalam kondisi normal.

Mereka selanjutnya sempat beristirahat selama 30 menit di wilayah Pamanukan, Jawa Barat.

Selanjutnya Arif dan keluarganya melanjutkan perjalanan.

Di kawasan Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes, Arif salah memilih jalur.

Dia yang seharusnya melaju lurus justru memilih belok kiri.

Di sinilah awal mula kisah Arif tak sengaja meninggalkan istrinya.

"Sekitar 100 meter setelah saya belok kiri itu, saya pilih balik kanan untuk memilih jalur lurus tadi," kata dia.

Ternyata saat menunggu suasana arus lalu lintas aman, sang istri turun dari motor tanpa sepengetahuannya.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 80 kilometer tanpa sang istri, Arif baru tersadar.

Dia sadar setelah sang anak menanyakan keberadaan ibunya.

Sepanjang perjalanan itu, Arif memang fokus ke jalan hingga tak bercakap-cakap dengan sang istri.

"Ya enggak sadar aja, saya fokus ke depan lihat jalan aja.

Tahu-tahu istri tertinggal jauh," ujar dia.

Pikiran Arif kalut.

Dia sempat menduga istrinya terjatuh.

Apalagi saat itu pukul 24.00 WIB.

Seketika itu juga, dia memutar balik untuk menyusuri jalan yang dilaluinya tadi demi menemukan sang istri.

Di sepanjang perjalanan tersebut, Arif terpikir untuk mencoba menemukan darah yang tercecer di jalan atau kerumunan lantaran menduga sang istri kecelakaan.

Upaya pencariannya belum membuahkan hasil saat itu.

Arif pun sempat menangis.

Pada akhirnya, Arif memeriksa ponselnya yang ternyata sudah berisi ratusan panggilan tak terjawab.

Pertemuan kembali mereka bermula saat Arif menyadari ponsel sang istri masih terbawa olehnya.

Ketika diperiksa, ada ratusan panggilan tak terjawab.

Dia lalu mencoba menghubungi nomor panggilan paling akhir hingga tersambung dengan seorang petugas kepolisian.

Polisi itu menginformasikan bahwa istrinya berada di Pospam dekat Jalingkut Brebes.

"Saya langsung meluncur ke sana," ujar dia.

Kekalutan Arif berubah menjadi tawa ketika pasangan itu bertemu.

"Jadi gimana ya, saya sedih juga tapi juga ketawa, istri saya juga sama," jelas dia.

Menurut Arif, peristiwa itu menjadi kenangan tak terlupakan dalam hidupnya.

Mudik kali ini, kata dia, adalah mudik pertama dengan kendaraan bermotor dengan keluarganya.

"Kalau mudik tahun-tahun sebelumnya, anak dan istri saya suruh naik bus atau kereta api. Saya naik motor sendirian," katanya.

Pria tersebut juga tak habis pikir dengan kejadian yang dialaminya itu.

"Jangankan orang lain, Saya saja juga bingung, kenapa saya sampai bisa begitu," kata dia sembari tertawa.

Arif, sang istri, dan sang anak akhirnya sampai dan berkumpul dengan keluarga besarnya di Kelurahan Banaran, Kecamatan, Kota Kediri, Jawa Timur Senin (17/4/2023).

Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News

Telah tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved