Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Manado

Kronologi Kasus Pembunuhan di Kota Manado, Kapolda Sulawesi Utara Sebut minuman Keras Jadi Pemicu

Irjen Pol Setyo Budiyanto membeberkan kronologi kasus pembunuhan di Manado. Kedua kasus sama-sama disebabkan miras.

|
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Rhendi Umar
Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Setyo Budiyanto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Setyo Budiyanto, angkat bicara terkait rentetan kasus pembunuhan yang terjadi di Sulawesi Utara.

Ia mengatakan rata-rata kasus pembunuhan ini dipicu karena mengonsumsi minuman keras tradisional.

"Jadi dari minuman tersebut muncul permasalahan hingga berujung pada meninggalnya seseorang," jelasnya, Senin (10/4/2023).

Irjen Pol Setyo Budiyanto menerangkan pelaku pembunuhan di Wanea menyimpan dendam kepada korban.

Pelaku kala itu mengajak korban ke tempat kosnya dan dalam keadaan tertidur, dia langsung ditikam.

"Korban sendiri sempat berusaha menyelamatkan diri, namun pelaku dan temannya terus melakukan penikaman sampai di depan kos-kosan hingga korban jatuh di tempat dan meninggal dunia," jelasnya.

Baca juga: Jemaat GMIM Imanuel Tolok Gelar Ibadah Syukur HUT ke-147, Dihadiri Wakil Bupati Minahasa

Baca juga: Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum Bebas dari Lapas Sukamiskin Besok

Sementara itu didaerah Malalayang, Irjen Pol Setyo Budiyanto menjelaskan pemicu masalah hanya karena ajakan untuk bertato badan.

Awalnya pelaku dan korban berboncengan dengan motor menuju ke indekos dari Sario ke Wanea.

"Karena pelaku saat itu masih menolak, kemudian mereka miras bersama-sama kembali di kos-kosan. Tiba-tiba korban memukul bagian belakang korban hampir 1-2 kali, langsung korban ditikam berkali-kali sampai meninggal dunia," jelasnya.

Kasus pembunuhan terjadi di malam Paskah di Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu 9 April 2023. Seorang pria Wanea ditikam saat tengah tidur. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Manado.
Kasus pembunuhan terjadi di malam Paskah di Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu 9 April 2023. Seorang pria Wanea ditikam saat tengah tidur. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Manado. (tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Dia pun melihat pada peristiwa ini didasari karena minuman keras.

"Artinya minuman keras sangat berpengaruh menghilangkan kesadaran dari si pelaku, hingga akal sehatnya hilang, tersulut emosi dan mudah terprovokasi, dan melakukan tindakan yang sudah membahayakan orang," jelasnya.

Irjen Pol Setyo Budiyanto menambahkan seluruh pelaku pembunuhan ini sudah diamankan Polresta Manado.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved