Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Baca Matius 27:41-44, Yesus Dikubur dengan Mahal

Yusuf adalah pengikut Yesus yang setia. Tapi dia takut mendekati Yesus saat Dia dihukum

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
istimewa
Ilustrasi kubur Yesus 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat ini umat Kristen di seluruh Indonesia tengah menantikan hari Paskah.

Hari saat Yesus menggenapi janjiNya menang atas maut dan bangkit pada hari yang ke tiga.

Ternyata Yesus Kristus saat mati meski di atas kayu salib, namun dikuburkan di tempat yang sangat mahal.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yohanes 13:34, Mengasihi Orang Lain dengan Baik

Mari kita baca renungan harian Kristen kali ini dengan judul Yesus Dikubur dengan Mahal.

Baca Matius 27:41-44 sebagai ayat refersensi.

Di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, biaya penguburan jenazah mahal. Bahkan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah karena harus membeli kerbau terbaik dan juga biaya-biaya lainnya. Itu adat di sana.

Ternyata, biaya penguburan Yesus jauh lebih mahal. Lebih dari 20 miliar. Tapi bukan untuk membeli lembu dan atau biaya "pestanya." Tapi biaya minyak "perawatan" untuk jenazah Yesus yang dilakukan oleh pengikut Yesus yang kaya raya, Yusuf Arimatea.

Baca juga: Renungan Harian Keluarga - Matius 27:39-40 Jangan Menghujat

Yusuf adalah pengikut Yesus yang setia. Tapi dia takut mendekati Yesus saat Dia dihukum. Karena itu, ketika dia tahu Yesus telah mati disalib, diam-diam dia pergi menghadap Pilatus meminta izin menguburkan Yesus di pekuburan miliknya yang baru saja dia gali. Sudah tentu itu adalah "kubur elit" karena milik orang kaya.

Setelah direstui Pilatus, dia pergi menurunkan mayat Yesus. Di situ dia bertemu Nikodemus, seorang Farisi, guru dan pemuka Agama Yahudi yang sudah percaya kepada Yesus setelah diberi penjelasan tentang hal hidup lahir baru.

Mereka membawa mayat Yesus ke kubur itu. Hal yang sangat menarik dilakukan oleh Yusuf sebagai tanda rasa hormat, bangga, kekaguman dan terima kasihnya kepada Tuhan Yesus.

Selain menguburkan Yesus di kuburan miliknya, mengafani mayat dan memakaikan-Nya kain lenan serta membubuhi-Nya dengan rempah-rempah, Yusuf meminyaki Yesus dengan minyak gaharu yang dicampur minyak mur.

Baca juga: Cuaca Buruk di Manado Sulawesi Utara, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Nelayan Hentikan Aktivitas

Tentu semuanya minyak yang terbaik (asli). Tidak tanggung-tanggung. Banyaknya mencapai 50 kati (1 kati adalah 625 gram). Sehingga jika dikonversi ke kilogram, banyaknya 31,25 kg.

Jika campurannya adalah sama, itu berarti ada 15,5 kg minyak gaharu dan 15,5 kg minyak mur. Minyak gaharu sangat mahal. Saat ini harganya mencapai $100.000/kg atau sebesar Rp1,5 miliar/kg. Jadi, Yusuf membeli 15,5 kg seharga Rp 23,25 miliar hanya untuk minyak gaharu saja.

Itu belum termasuk harga minyak mur, kain lenan, rempah-rempah, kubur elit miliknya dan biaya lainnya. Yusuf tidak memerhitungkan itu untuk Yesus.

Itu sebagai rasa terima kasih, bangga, kagum dan hormatnya kepada Yesus yang dia yakini sebagai Guru Agung, Tuhan dan Juruselamat dunia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved