Kebakaran di Minut
Pandangan Pengamat Tata Kota Pingkan Peggy Egam Pasca Kebakaran Pasar Tatelu Minut Sulawesi Utara
Kebakaran pasar tradisional bukanlah yang pertama kali terjadi karena pernah juga terjadi di beberapa tempat.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
SOP di kabupaten kota khususnya di Sulawesi Utara telah ada.
Persoalannya apakah SOP itu dijalankan secara maksimal atau hanya sebatas dokumen.
Perlu ada updating SOP sarana dan prasarana disesuaikan degan kebutuhan dan karakteristik lokasi.
Sarana dan prasarana termasuk peralatan pencegah kebakaran harus dan wajib dicek secara berkala.
Sedangkan akurasi penembatan titik-titik peralatan yang direncanakan dengan baik berdasarkan jangkauan pelayanan alat yang direncanakan.
Selain itu sudah saatnya dilakukan sosialisasi dan simulasi secara berkala kepada semua elemen masyarakat termasuk para pedagang, akan langkah-langkah dan tatacara yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran dengan suport SOP yang jelas dan mudah dipahami.(ndo)
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Trans Pulau Flores, Tabrakan 2 Dump Truk dan 1 Motor, 2 Orang Tewas
Baca juga: Begini Cara Mengatasi Scan Kode QR WhatsApp Web yang Error
Cerita Saksi Mata dalam Peristiwa Kebakaran Rumah di Tanggari Minut Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Kebakaran di Tumaluntung Minahasa Utara, Penghuni Sedang Tidur saat Kejadian |
![]() |
---|
Pemkab Minut Masih Hitung Kerugian Kebakaran Kantor Bupati, Bakal Klaim ke Pihak Asuransi |
![]() |
---|
Penyebab Api Menyebar Cepat Membakar Delapan Rumah di Minut, Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Nama 8 Keluarga yang Rumahnya Terbakar di Minut Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.