Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bitung Sulawesi Utara

Tuntutan IKAPPI Bitung Sulawesi Utara Saat Aksi Senyap

IKAPPI Bitung menggelar aksi senyap di empat titik. Berikut beberapa tuntutan yang berhasil dirangkum.

Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Puluhan massa dari IKAPPI dan pedagang pasar melakukan aksi demo di empat titik di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (30/3/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Bitung menggelar aksi senyap di beberapa lokasi, Kamis (30/3/2023).

Mereka menggelar aksi di Kantor Perumda Pasar Bitung dan Polres Bitung di Kelurahan Girian Weru 2, Kecamatan Girian, Bitung, Sulawesi Utara.

Lalu berlanjut di depan Kantor Wali Kota Bitung yang diterima oleh Asisten III Pemkot Bitung, Benny Lontoh.

Terakhir mereka ke Kantor DPRD Bitung.

Kordinator aksi, Dance Baeruma, menyebut aksi mereka adalah aksi senyap.

Massa melakukan aksi memakai beberapa sepeda motor dan mobil.

Mereka juga embawa belasan spanduk dari karton warna putih yang bertuliskan tuntutan mereka.

Renaldi Maringka, satu di antara koordinator aksi, menyampaikan tuntutan utama mereka.

Adapaun tuntutan utama mereka adalah digantinya Dewan Pengawas, Dewan Direksi, dan seluruh Kanit Pasar Perumda Pasar Bitung.

"Jika tidak, pihaknya menuntut pengelolaan pasar se-Kota Bitung dikembalikan kepada di Perdagangan Kota Bitung," kata Reinald Maringka.

Baca juga: PLBSI Sulut, Manado, Bitung dan Tomohon Dikukuhkan, Berikut Daftar Nama Pengurus

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Korban Tabrak Truk yang Sedang Terparkir

Dance Baeruma dan Bril Turang yang juga merupakan koordinator aksi berulang kali mengungkapkan alasan mereka menuntut hal tersebut.

Salah satunya tidak adanya transparansi terkait semua aturan yang ada di Perumda Pasar Bitung berupa pembayaran, proses menempati kios/lapak, penertiban/penyegelan/penutupan usaha pedagang dan lainnya.

Perumda Pasar Bitung dituding melakukan cara-cara yang tidak manusiawi seperti menggunakan aksi premanisme dan intimidasi.

Hal itu kabarnya dilakukan oleh dewan direksi, kanit pasar, bahkan sampai kolektornya.

Demonstran merasa selama ada Perumda Pasar Bitung, pedagang hanya dijadikan sebagai mesin ATM, sapi perah, objek pungutan, tanpa dibarengi adanya penataan dan pemberdayaan pedagang.

Ada foto foto christian wayongkere tribun manado puluhan massa dari Ikapi dan
Puluhan massa dari IKAPPI dan pedagang pasar melakukan aksi demo di empat titik di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (30/3/2023).
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved