Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Harga Cabai Meroket, Pengusaha Kuliner di Manado Sulawesi Utara Menjerit

Naiknya harga cabai di Kota Manado ikut dirasakan oleh para pengusaha kuliner.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Ikan bakar lengkap dengan sambal disalah satu rumah makan di Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Naiknya harga cabai di Kota Manado ikut dirasakan oleh para pengusaha kuliner.

Salah satunya adalah Tonny. Pemilik rumah makan ikan bakar di Marina Plaza Manado ini mengaku harus mensiasati konsumsi cabai pasca kenaikan harga tersebut.

Ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Tonny mengatakan jika dirinya ikut pusing pasca kenaikan harga cabai.

"Biasanya dalam sehari saya pakai dua kilogram cabai. Tapi karena sekarang harganya lagi mahal, terpaksa harus dikurangi," ucapnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Cici, pengusaha lainnya.

Ia mengatakan jika cabai merupakan komponen penting dalam usaha kuliner di Manado.

"Kita tahu jika warga Manado itu sangat suka makanan pedas. Jadi kalau cabai mahal seperti ini kami yang pusing," kata dia.

Ia pun berharap agar pemerintah bisa turun tangan dan melakukan intervensi agar harga cabai kembali normal.

"Karena kalau dua bulan harganya begini terus maka kami bisa tutup," tegas dia.

Seperti diketahui, harga cabai di Kota Manado saat ini mencapai Rp 100 ribu perkilogram.

Pada bulan Februari 2023, harga cabai masih normal yakni Rp 50.000 perkilogram. (nie)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Baca juga: Kronologi Ibu Hamil Tewas Tertabrak Truk, Sang Bayi Lahir di TKP Tapi Langsung Meninggal

Baca juga: Gempa Guncang Maluku Sabtu 18 Maret 2023, Guncangan di Laut, Berikut Info BMKG Magnitudonya

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved