Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Apa Itu

Apa Itu Glaukoma? Berikut Pengertian, Penyebab dan Gejala hingga Cara Mengobatinya

Glaukoma adalah gangguan pada mata yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Tribunnews
Apa itu glaukoma 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui kesehatan selalu menjadi nomor satu untuk setiap orang.

Terkait hal tersebut berikut ini soal kesehatan mata.

Dimana jika gangguan mata bisa menyebabkan kerusakan pada saraf optik.

Salah satunya Glaukoma?

Lantas apa sebenarnya itu Galukoma?

Berikut penjelasan soal Glaukoma.

Diketahui Glaukoma berhubungan kondisi kesehatan mata.

Baca juga: Daftar Rincian Harta Kekayaan Milik Pejabat Bea Cukai Makassar Andhi Pramono yang Tengah Viral

Baca juga: Pengemudi dan Kenek Tangki Minyak Selamat dari Kecelakaan Maut, Diamankan di Polres Minsel

Pengeritan Glaukoma adalah gangguan pada mata yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik yang menghubungkan mata dengan otak.

Kondisi ini akan sangat berbahaya ketika dibiarkan karena bisa menyebabkan kebutaan ketika tidak ditangani dengan segera.

Untuk itu, ketahui apa itu glaukoma, penyebab, gejala, dan cara mengobatinya berikut ini.

Apa itu glaukoma?

Dilansir dari Mayo Clinic, glaukoma adalah gangguan pada mata yang merusak saraf optik yang sangat penting untuk mendukung kemampuan penglihatan.

Kerusakan pada saraf optik biasanya disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada mata, namun kondisi ini bisa terjadi pada mata yang normal.

Kerusakan pada mata ini lebih sering ditemui pada lansia dan memiliki risiko kebutaan yang tinggi pada orang-orang yang berusia lebih dari dari 60 tahun.

Penyebab glaukoma

Menurut WebMD, penyebab glaukoma adalah adanya penumpukan cairan di dalam mata yang disebut dengan aqueous humor.

Cairan tersebut bisa menumpuk di dalam mata ketika saluran untuk mengeluarkannya tersumbat atau terdapat produksi cairan yang berlebihan.

Namun, penyebab dari penyumbatan saluran tersebut tidak diketahui secara pasti.

Selain penumpukan cairan di dalam mata, glaukoma juga bisa disebabkan oleh luka yang diakibatkan oleh benda tumpul, paparan cairan kimia tertentu, infeksi mata yang parah, penyumbatan pembuluh darah, dan inflamasi.

Gejala glaukoma

Dilansir dari Cleveland Clinic, beberapa jenis glaukoma tidak memiliki gejala awal dan akan terjadi penurunan kualitas penglihatan sering dengan berjalannya waktu sehingga sering tidak disadari.

Meskipun begitu, terdapat beberapa gejala umum yang akan dialami, seperti:

  • Muncul rasa nyeri atau tekanan yang berlebihan pada mata
  • Mengalami sakit kepala
  • Muncul bayangan melingkar yang berwarna seperti pelangi di sekitar cahaya
  • Mengalami penurunan kemampuan penglihatan, penglihatan yang kabur, tunnel vision atau penyempitan pandangan seperti ketika melihat ke dalam terowongan, atau blind spot yang merupakan munculnya titik buta pada pandangan
  • Merasa mual dan muntah
  • Perubahan warna mata menjadi kemerahan

Gejala yang dialami tersebut bisa menyerang salah satu atau kedua mata. Namun, beberapa orang tidak memiliki gejala apapun dan hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan rutin.

Cara mengobati glaukoma

Meskipun kondisi ini bisa menyebabkan kebutaan yang tidak bisa disembuhkan, ada beberapa pengobatan yang akan diberikan untuk mencegahnya bertambah parah sebelum terjadi kebutaan.

Dilansir dari NHS, ada beberapa pengobatan yang akan dilakukan menurut jenis glaukoma yang diderita. Namun, pengobatan umum yang akan diberikan, seperti:

  • Pemberian tetes mata untuk mengurangi tekanan pada mata
  • Melakukan prosedur pengobatan dengan laser untuk membuka penyumbatan saluran atau mengurangi produksi cairan pada mata
  • Melakukan prosedur operasi untuk mengurangi penumpukan cairan pada mata

Kebutaan karena glaukoma bisa dicegah jika segera melakukan pemeriksaan medis ketika muncul gangguan pada mata.

Dengan mengetahui apa itu glaukoma, penyebab, gejala, serta cara mengobatinya, Anda bisa mencegah kondisi ini menjadi semakin parah dan bisa segera mendapatkan pengobatan yang diperlukan.

Telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved