Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran Depo Pertamina

Kumpulan Kisah Heroik Anak Selamatkan Orang Tua saat Depo Pertamina Plumpang Meledak

Berikut ini kumpulan kisah heroik ketika kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang terjadi pada Jumat (3/3/2023).

|
Editor: Tirza Ponto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas memadamkan api yang membakar rumah warga imbas kebakaran Depo Pertamina di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam - Berikut ini kumpulan kisah heroik ketika kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang terjadi pada Jumat (3/3/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini kumpulan kisah heroik ketika Kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

Tragedi yang terjadi pada Jumat 3 Maret 2023 malam menyisahkan sederet cerita pilu.

Seperti diketahui akibat kejadian meledaknya Depo Pertamina Plumpang, 19 orang dikabarkan meninggal dunia.

Kebakaran melanda Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3/2023). Kebakaran terjadi tepat di pipa penerimaan BBM di Integrated Terminal BBM Jakarta, Plumpang.
Kebakaran melanda Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3/2023). Kebakaran terjadi tepat di pipa penerimaan BBM di Integrated Terminal BBM Jakarta, Plumpang. (Istimewa)

Baca juga: Nasib Nicke Widyawati Dirut Pertamina Pasca Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Ini Kata Erick Thohir

Salah satu korban meninggal tersebut adalah Fahrul Hidayatulah (28).

Fahrul Hidayatulah dinyatakan tewas saat berupaya menyelamatkan sang ibu.

Begitu juga yang dialami Ahmad Bukhori.

Ahmad Bukhori hingga kini belum ditemukan saat hendak menyelamatkan sang ayah yang sudah lansia.

Keluarga masing-masing korban pun membeberkan betapa mengerikannya insiden di malam tersebut.

Ditemui di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (4/3/2023), ayah Fahrul, Marsiyan (52), mengisahkan kronologi kejadian.

Menurutnya, Fahrul yang baru tiba dari bekerja, terkejut melihat api berkobar dari arah rumahnya.

Padahal, sang ibu saat itu sendirian di rumah, sementara anak dan suaminya masih belum kembali dari kerja.

"Ini mamahnya di rumah sendirian. Yang lain masih pada kerja, kebetulan anak saya pertama pulang kerja. Mungkin melihat orang tua panik," ujar Marsiyan dikutip Tribunnews.com.

Fahrul kemudian menggeber motornya ke rumah yang hanya 5 meter dari lokasi kebakaran.

Namun, sang ibu sudah ditemukan lemas karena bau gas yang membuat sesak napas.

Karena kesulitan melakukan evakuasi, Fahrul lantas terpaksa keluar sebelum kemudian kehabisan napas dan tewas di sekitar rumah.

"Jadi anak saya ini membela orangtua. Padahal kan dia bocoran gas kan itu engap, terpaksa, jadi ditinggal orangtua, kasihan. Akhirnya sama-sama gak kuat napas sesak dan rubuh. Berhubung ketemu petugas mungkin ditolong oleh petugas," ucap Marsiyan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved