Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

5 Fakta Lengkap Penyebab, Kronologi hingga Daftar Nama Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utama, Abdul Wahid menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang itu.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
kolase Tribunmanado/ HO
kolase foto 5 kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara 

8. Rohani (45) P rujuk ke RSCM

9. Naila (20) P rujuk ke RS Pertamina

10. Sumila (75) P (Sudah Pulang)

11. Ayub (45) L

12. Yumiyati (18) P (Sudah Pulang)

13. Ardiansyah (50) L (Rujuk ke RS Pertamina)

14. Seluidawati (49) P (Rujuk ke RS Pertamina)

15. Udin Abdulah (15) L (Rujuk RS Pertamina)

16. M Ali Bayaki (21) L (Rujuk RS Pertamina)

17. Ngasirin (50) L (Rujuk RS Pertamina)

18. Slamet Mami (55) L (Rujuk RS Pertamina)

19. Toinah (63) P (Rujuk RS Pertamina)

20. Sanum (64) L (Rujuk RS Pertamina)

21. Riki Kiswanto (23) L (Rujuk RS Pertamina)

22. Yati Jamiati (56) P (OT)

23. Duta Aditya (16) L

24. Ibrahim Malika (6 Bulan) L

5. Kronologi kejadian

Kesaksian warga melihat sambaran petir sebelum kebakaran

Sebelumnya, warga melihat ada beberapa kali sambaran petir di area kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam.

Petir muncul saat hujan deras mengguyur kawasan Koja dan sekitarnya sekira pukul 20.15 WIB.

Jonathan (18), salah seorang warga di lokasi mengatakan, dirinya melihat petir menyambar Depo Pertamina.

"Jadi tadi ada hujan deras kan, terus ada petir yang menyambar ke area depo Pertamina," kata Jonathan kepada TribunJakarta.com di lokasi.

Jonathan menuturkan, setelah petir menyambar pipa Pertamina diduga sempat mengalami kebocoran.

Kesaksian Warga Detik-detik Petir Sambar Depo Pertamina Plumpang, Picu Terjadinya Kebakaran Hebat, Jumat 3 Maret 2023. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)
Bahan bakar minyak yang ada di dalamnya lantas tumpah dan berceceran.

"Kemudian ada petir lagi menyambar langsung kebakaran itu area Pertamina," katanya.

 Menurut Jonathan, api yang berkobar sangat hebat bahkan merembet ke rumah-rumah warga di kawasan Tanah Merah.

Sejumlah warga juga terdengar berteriak sambil berdoa di tengah kebakaran hebat tersebut.

Warga memohon kepada Tuhan supaya menurunkan hujan agar api bisa padam dengan segera.

"Ya Allah, tolong turunkan hujan, ya Allah!," teriak para warga di tengah kepanikan mereka.

Artikel ini telah tayang di Telah tayang di Tribunnews.com dan TribunManado.co.id

Baca Berita Lainnya di Google News

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved