Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Baca Mazmur 41 :1-3, Peduli yang Lemah, Diberkati dan Bahagia

Dalam Renungan Harian Kristen kali ini kita akan belajar soal Peduli yang Lemah, Diberkati dan Bahagia. Baca Mazmur 41:1-3 sebagai ayat referensi.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Pexels.com
Renungan Harian Kristen, Mazmur 41:1-3, Peduli yang Lemah, Diberkati dan Bahagia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dari Alkitab kita bisa belajar banyak hal, satu di antaranya adalah tentang kasih Tuhan.

Ia sudah mengajarkan kita umatNya untuk selalu berbagi berkat dengan sesama.

Karena kita diberkati untuk menjadi berkat.

Baca juga: Renungan Harian, Jangan Takut karena Ada Tuhan Beserta Kita

Dalam Renungan Harian Kristen kali ini kita akan belajar soal Peduli yang Lemah, Diberkati dan Bahagia.

Baca Mazmur 41:1-3 sebagai ayat referensi.

Realitas hidup kita, tidak selalu baik-baik saja. Ada kalanya kita hidup dalam kelemahan karena berbagai pergumulan, sakit, kesusahan, bersedih, menangis dll. Hal yang sama juga terjadi kepada sesama kita.

Tak terkecuali orang besar, berharta, pejabat, bahkan hamba Tuhan sekalipun. Tak terkecuali raja atau tokoh sehebat Raja Daud, yang sangat jaya di masanya sebagai raja kedua Israel.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Roma 12:21, Bagaimana Melawan Kejahatan

Daud juga berjuang untuk hidupnya. Meski Dia seorang raja, sering kali dia menghadapi masalah besar, termasuk sakit penyakit. Musuhnya pun bergirang ketika dia dalam keadaan lemah.

Tetapi, hal itu tidak membuat Daud meninggalkan Tuhan. Justru dia lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, pasrah dan berserah penuh dalam pimpinan dan pertolongan Tuhan, sekalipun musuh-musuhnya menari-nari di atas kelemahan dan penderitaannya.

Dalam mazmurnya kepada Tuhan, Daud menyampaikan curhatan hatinya kepada Tuhan. Karena dia tahu bahwa hanya Allah saja yang dapat menolongnya saat dia dalam keadaan lemah, tertindas, ditinggalkan bahkan diperlakukan sewenang-wenang oleh musuh-musuhnya.

Namun demikian, Daud menyatakan puji-pujiannya kepada Tuhan bahwa sesungguhnya dia tahu Tuhan maha adil. Dia akan berlaku adil kepada umatnya.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Baca Pengkhotbah 11:7-8, Hidup Bahagia Bukan Sia-sia

Pengalaman imannya membuktikan bahwa jika manusia peduli, berbelas kasihan atau mengulurkan tangan membantu dan menolong sesamanya yang lemah, Tuhan akan menolong, menyertai dan memberkatinya. Tuhan akan membuat dia berbahagia. Tuhan akan menjaga dan melindunginya, siang dan malam.

Dia akan luput dari segala marah bahaya, kecelakaan dan hal-hal lain yang mengancam kehidupannya. Tuhan tidak akan membiarkan orang yang peduli dengan orang lemah, jatuh terkulai, tak berdaya dipermainkan musuh. Tuhan akan memelihpppara nyawa kita dan melindungi kita dari berbagai ancaman musuh dan dunia ini.

Ketika kita sakit, Allah akan menyembuhkan dan memelihara hidup kita. Dia pasti memulihkan dan berkati kita sehingga kita menikmati bahagia dan sukacita iman di dalam Dia, Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat dunia.

Ketika kita peduli dengan orang lemah, maka janganlah kita kuatir dengan apapun juga. Sebab Allah menjaga dan melindungi kita serta memelihara nyawa kita, sehingga kita terhindar dari kecelakaan dan marah bahaya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved