Viral Video Seorang Pria Dapat Kejutan Dari 12 Mantan Pacar Saat Menikah, Semua Langsung Bertanya
Meski demikian, Chen mengakui bahwa dia sudah berperilaku buruk kepada beberapa mantan pacarnya di masa lalu.
Saat diundang, si mantan kekasih memberikan sebuah amplop berisi uang kepada dua mempelai.
Namun, isi lain dari amplop tersebut selain uang ternyata memancing emosi suami baru.
Awalnya, wanita muda itu menceritakan ia dan mantan kekasihnya sudah bersama selama empat tahun.
Empat tahun bukan waktu yang sebentar, tetapi menjadi hubungan yang sulit dikendalikan.
Wanita muda itu memilih untuk tetap positif dengan mengundang sang mantan.
Berpikir semuanya akan baik-baik saja, tetapi mantan pacar memberi selamat kepada wanita itu dengan amplop berisi uang 156.000 VND (sekitar Rp100 ribu).
Tidak hanya uang, sebuah fakta yang buat suaminya sakit hati dibocorkan.
Bagian luar amplop ditulis dengan nama mempelai wanita di dalam tanda kurung.
Di dalam amplop itu juga terdapat surat yang merinci bagaimana keduanya dulu saling mencintai kepada suami sang gadis.
Dalam surat tersebut, sang pemuda mengungkapkan kekesalannya ketika sang gadis meninggalkannya.
Padahal telah menjalin cinta selama empat tahun, untuk menikah dengan seorang pemuda yang baru dikenalnya selama enam bulan.
Kisah cinta empat tahun yang lama itu juga masih membekas di hati sang wanita.
Hingga akhirnya, suami baru memiliki perasaan hanya menjadi pengganti hatinya yang sedih.
Setelah mengetahui cinta masa lalu mempelai wanita, sang suami merasa tidak mungkin menerima tindakan tersebut.
Sang suami tampaknya tak senang dengan kiriman mantan pacar istrinya.
Dia langsung membawa mempelai wanita ke rumah neneknya.
Tak tanggung-tanggung, suami baru itu mengumumkan bahwa dia akan segera pergi ke pengadilan perceraian.
Padahal pernikahan mereka saat itu barulah berjalan sehari dua hari.
Suami baru semakin dibuat sakit hati ketika istrinya justru berkelakuan sebaliknya dari yang ia harapkan.
Wanita itu tidak menyangkal apa yang ditulis mantan kekasihnya di surat itu.
Namun, si wanita menangis mengatakan bahwa di masa lalu, keduanya tidak cocok, mengapa suaminya itu justru memperlakukannya seperti itu.
Si wanita juga sakit hati dengan apa yang dilakukan mantan kekasihnya.
Ia kemudian menyarankan teman perempuannya untuk tidak mengundang mantannya ke pesta pernikahan.
Namun, nasi menjadi bubur, pernikahan seolah di ujung tanduk.
Curhatan si wanita viral di media sosial:
“Saudaraku, pernikahan tidak boleh dipakai untuk mengingat mantanmu.
Ini mantan pacarku.
Suami saya membaca ini dan mengirim aku pulang ke orang tua.
Aku sangat lelah.
Amplop ini berisi uang 156 ribu, tetapi juga disertai dengan catatan ini untuk dikirimkan kepadaku.
Tentu saja suamiku bertanya apakah itu nyata, saya tidak tahu harus berkata apa karena masa lalu itu adalah masa lalu.
Saya menyebut kepada suami, bahwa saya tidak cocok dengan mantan, jadi kami putus.
Tapi suami saya tetap mengirim saya pulang dan menyuruh saya pergi ke pengadilan dalam beberapa hari," papar wanita itu.
Segera setelah dibagikan, video curhat tersebut dengan cepat menarik perhatian besar dari publik.
Banyak warganet yang mengkritik si mantan kekasih, juga sang suami.
Itu adalah hari bahagia bagi pengantin wanita, tetapi justru semua pihak seolah membenci wanita itu.
Ada juga orang yang berpikir bahwa jika kebenarannya seperti yang diceritakan pria di surat itu, gadis itu juga harus melihat dirinya sendiri.(*)
(*/kompas.com/Tribunstyle)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com
Kecelakaan Maut, Seorang Polisi Tewas Korban Tabrak Lari, Korban Tinggalkan Istri dan 4 Anak |
![]() |
---|
Ingin Tolong Istri, Pemilik Homestay di Tomohon Hanya Bisa Pasrah Saat Lihat Kobaran Api |
![]() |
---|
Bripda Farhan Brimob Gorontalo Kabur di Hari Pernikahan, Calon Istri Trauma dan Ibu Mempelai Pingsan |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Kondisi Sukmawati Rahman setelah Ditinggal Kabur Bripda Farhan Jelang Akad Nikah |
![]() |
---|
Sudah Tewas Disiksa, Prada Lucky Masih Difitnah: Tuduhan Datang dari Istri Anggota TNI AD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.