Tajuk Tamu
Kota Manado Perlu Belajar dari Surabaya dan Semarang Soal Cara Mengatasi Sampah Plastik
Program normalisasi sungai di Daerah Aliran Sungai, Penciptaan Bank Sampah, pendirian organisasi masyarakat peduli sampah, dan sebagainya
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah kota pesisir yang berkedudukan sebagai ibukota provinsi di Indonesia berjumlah 24 kota.
Kota pesisir di Indonesia terbagi menjadi 2 secara umum yakni yang dikategorikan berhadapan dengan laut dalam dan laut luar.
Laut luar adalah laut yang langsung berhadapan dengan laut lepas atau samudera.
Faktanya pembangunan dan perkembangan kota pesisir laut dalam di Indonesia lebih maju dibandingkan kota pesisir laut luar.
Kota Manado sebagai ibukota provinsi Sulawesi Utara termasuk kota pesisir laut luar.
Topografi kota Manado hampir mirip dengan kota Semarang, ibukota provinsi Jawa Tengah, yaitu jarak perbukitan ke bibir pantai termasuk relatif dekat.
Perbedaannya kota Semarang berhadapan dengan laut dalam, kota Manado berhadapan dengan laut luar.
Selain itu, Kota Manado adalah kota perdagangan bukan kota industri.
Oleh karena itu kegiatan perekonomian di kota Manado didominasi oleh keberadaan distributor dan konsumen akhir.
Dibandingkan dengan kota industri, kota perdagangan lebih banyak memproduksi limbah dan sampah akhir. Hal inilah yang mempengaruhi volume dan besarnya sampah konsumsi yang dihasilkan.
Besarnya sampah yang dihasilkan oleh masyarakat yang didominasi konsumen akhir ini akan berdampak pada tingkat kerentanan pencemaran lingkungan.
Berdasarkan penelitian berjudul “Kerentanan Lingkungan Pantai Kota Pesisir di Indonesia” pada Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 3, No.2, Desember 2011.
Semakin tinggi jumlah pertambahan penduduk, perubahan penggunaan tanah, dan jumlah sungai di kota pesisir lebih banyak, maka semakin tinggi pula tingkat kerentanan lingkungan pantainya.
Melihat riset-riset yang sudah dilakukan, ada baiknya kota Manado perlu berbenah dan mencontoh dari kota pesisir lainnya yang sudah sukses dalam pengelolaan sampahnya.
Kota pesisir di Indonesia yang hampir mirip topografi dan demogfrafinya dengan kota Manado adalah kota Semarang dan kota Surabaya. Kedua kota ini sukses dalam pengelolaan limbah dan sampah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tulisan-lydia-porotuo-magister-ilmu-lingkungan-universitas-gadjah-mada-ugmvvb.jpg)