Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Unika De La Salle

Profil Universitas Katolik Unika De La Salle Manado, Lengkap dengan Fasilitas dan Beasiswa

Universitas Katolik Unika De La Salle Manado adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang berada di Sulawesi Utara.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Chintya Rantung
Ferdi/Tribun Manado
Universitas Katolik Unika De La Salle Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Universitas Katolik Unika De La Salle Manado adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang berada di Sulawesi Utara.

Unika De La Salle Manado didirikan pada tanggal 7 Agustus 2000 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 123/D/O/2000 untuk 5 (lima) fakultas, Teknik, Ekonomi, Pertanian, Hukum dan MIPA dengan 10 program studi.

Fakultas Keperawatan dibuka tahun 2003 dengan izin operational dari Depdiknas nomor 3002/D/T/2003.

Pada tahun 2009, Fakultas MIPA Program Studi Ilmu Komputer digabung menjadi satu dengan Fakultas Teknik Program Studi Teknik Informatika.

Pada awal berdiri, Unika De La Salle Manado menggunakan kampus kecil di pusat kota Manado, yakni Kampus Kanaka yang beralamat di Jalan Walanda Maramis Nomor 145, hingga September 2002.

Gedung perkuliahan di kampus Kanaka ini sebelumnya adalah sebuah gedung bioskop milik Keuskupan.

Pada bulan Oktober 2002, Unika De La Salle Manado pindah ke kampus baru yang berlokasi di perbukitan Kombos dengan luas wilayah keseluruhan 15.000 m2.

Kampus Kombos (atau seringkali dikenal dengan Kampus Biru) terletak kurang lebih 3 kilometer dari kampus Kanaka tepatnya berlokasi di kompleks Wenang Permai II, Kairagi I.

Kampus baru ini diresmikan pada tanggal 30 November 2002 oleh Uskup Manado, Mgr. Josef Suwatan, dan Gubernur Sulawesi Utara yang menjabat pada saat itu, Drs. A. J. Sondakh.

Rektor pertama yang ditunjuk oleh Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Katolik De La Salle Manado adalah Dr. Johanis Ohoitimur yang bertugas hingga masa bakti tahun 2003. Rektor kedua adalah Dr. Johanis Montolalu yang berbakti hingga 2006.

Selanjutnya Rektor ketiga yang ditunjuk Yayasan PTU De La Salle adalah Johanis Mangkey, MA.

Rektor ketiga ini bertugas mulai dari saat dilantik pada 5 JULI 2006 hingga menyerahkan jabatannya pada 25 Maret 2008 karena terpilih menjadi Pemimpin Provinsi (Provinsial) Tarekat Missionarii Sacratissimini Cordis Jesu (MSC) Indonesia yang mengharuskan pastor Mangkey pindah ke Jakarta.

Masa kepemimpinan pastor Mangkey sebagai Rektor dilanjutkan oleh pastor Revi R.M. Tanod, SS.SE,MA.

Sekitar 30 persen Mahasiswa Unika De La Salle berasal dari luar daerah seperti Luwuk, Banggai, Gorontalo, Palu, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Jogjakarta, Papua, Ambon, Ternate dan kabupaten dilingkup propinsi Sulawesi Utara.

Untuk menunjang proses belajar mengajar di Unika De La Salle, saat ini universitas yang dikenal dengan ’kampus biru’ ini didukung oleh 115 tenaga administratif dan akademik tetap dan 97 tenaga dosen luar biasa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved