Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bos Ayam Goreng Dibunuh

6 Fakta Pembunuhan Bos Ayam Goreng di Bekasi, Dihabisi 2 Karyawannya Pakai Tabung Gas

Simak fakta-fakta terkait kasus pembunuhan bos ayam goreng yang dilakukan oleh dua karyawannya di Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (16/2/2023).

Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
Kolas Tribun Manado/TribunJakarta.com
Hari Kurniawan (21) pelaku pembunuhan bos ayam goreng (kiri) gas elpiji yang digunakan untuk membunuh korban (kanan) - Simak fakta-fakta terkait kasus pembunuhan bos ayam goreng yang dilakukan oleh dua karyawannya di Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (16/2/2023) berikut ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang ibu muda ditemukan tewas bersimbah darah di dalam tempat usaha ayam goreng miliknya di Kampung Kemejing, Sukakarya, Kabupaten Bekasi pada Kamis (16/2/2023).

Pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dan diketahui pembunuh bos ayam goreng berinisial IM (29) ini merupakan dua karyawannya sendiri.

IM dibunuh oleh dua karyawannya sendiri yakni Hari Kurniawan (21) dan MA (14).

(Baca Berita Terkini : klik disini)

Padahal diketahui dua karyawannya ini baru bekerja selama 5 hari.

Mari simak fakta-fakta lainnya terkait kasus pembunuhan bos ayam goreng berikut ini yang dirangkum Tribun Manado dari berbagai sumber:

1. Dibunuh karyawan pakai tabung gas 3 kg

Sejumlah barang bukti kasus pembunuhan ibu muda bos ayam goreng di Bekasi, Jawa Barat, yang ditampilkan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2023).
Sejumlah barang bukti kasus pembunuhan ibu muda bos ayam goreng di Bekasi, Jawa Barat, yang ditampilkan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2023). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Pada hari kejadian, korban masuk ke dalam warungnya untuk jualan.

"Pada saat masuk ke dapur langsung ada pemukulan menggunakan tabung gas pada korban ke kepala berkali-kali," jelas Hengki, dilansir TribunJakarta.com.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan.

Namun, pelaku MA kembali menghantam kepala korban menggunakan tabung gas.

2. Anak di bawah umur membantu pembunuhan

Kombes Hengki Haryadi mengungkap anak di bawah umur MA yang berusia 14 tahun ikut membantu pembunuhan.

"Anak di bawah umur ini ikut memegangi termasuk ikut memukul sampai dengan korban meninggal dunia," ungkapnya.

Aksi kedua pelaku tersebut sempat menimbulkan keributan hingga membuat tetangga ruko mendekati warung korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved