Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Keluarga Bharada E di Manado Sulawesi Utara Nonton Bareng Sidang Vonis, Tegang hingga Daraskan Doa

Anggota keluarga Bharada E di Manado memakai kaos hitam bertuliskan Save Bharada E saat nonton bareng sidang pembacaan vonis

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Suasana keluarga Bharada E di Manado Sulawesi Utara saat menyaksikan sidang vonis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keluarga Bharada E di Manado, provinsi Sulawesi Utara, ngumpul di rumah Roy Pudihang untuk nonton bareng sidang pembacaan vonis untuk Bharada E dalam sidang pembunuhan Brigadir J, Rabu (15/2/2023).

Mereka adalah paman, bibi serta sepupu Bharada E di Manado.

Suasana Keluarga Bharada E di Manado Sulawesi Utara Saat Menyakkjjhj

Amatan tribunmanado, anggota keluarga Bharada E di Manado memakai kaos hitam bertuliskan Save Bharada E. 

Mereka terlihat tegang. Beberapa diantaranya tampak mendaraskan doa. 

Suasana baru terlihat ketika mereka saling menguatkan. 

Roy Pudihang, paman Bharada E di Manado mengaku mengikuti sidang dengan cemas.

"Tapi kami yakin Tuhan akan beracara dengan hakim yang akan memutus perkara ini seadil adilnya dengan mempertimbangkan status Bharada E sebagai Justice Collabotator," kata dia. 

Roy meminta dukungan doa dari seluruh warga Indonesia dan Sulut untuk Bharada E.

Suasana keluarga Bharada E di Manado Sulawesi Utara saat menyaksikan sidang vonis dfhhfgh

Gelar Doa Bersama

Keluarga Bharada E di Manado, provinsi Sulut, gelar doa bersama jelang sidang vonis terhadap Bharada E dalam sidang pembunuhan Brigadir J, Rabu (15/2/2023).

Doa digelar di rumah Roy Pudihang, paman Bharara E beralamat Kelurahan Lapangan, Kecamatan Mapanget. Amatan tribunmanado.co.id, doa digelar di ruang tamu.

Hadir Roy, istri Roy Martina Rauhe selalu pendoa dan seorang kerabat. Semua memakai baju hitam bertuliskan Save Bharada E. Pemimpin doa adalah Martina Rauhe. Martina adalah pendoa Bharada E sejak masih remaja.

Doa diawali dengan pujian, firman singkat dan doa. Doa berlangsung dengan khusyuk. 

Dalam doanya, Martina meminta Tuhan campur tangan dalam perkara Bharada E.

"Apa yang baik menurut manusia, belum tentu terbaik di mata Tuhan, apa yang terbaik di mata Tuhan adalah yang terbaik juga bagi manusia, rancangan Tuhan adalah damai sejahtera," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved