Cuaca Ekstrem di Sulut
Cuaca Buruk, Sejumlah Nelayan di Manado Sulawesi Utara Parkir Perahu di Tepi Jalan Raya
Cuaca buruk yang melanda Kota Manado sejak kemarin memaksa para nelayan memarkir perahunya hingga ke tepi jalan raya.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gelombang tinggi hingga angin kencang sejak kemarin melanda Kota Manado, Sulawesi Utara.
Akibat cuaca buruk, sejumlah nelayan di Manado tak bisa melaut.
Seperti yang dialami puluhan nelayan yang berada di pesisir Kota Manado, khususnya di Kelurahan Tumumpa, Kecamatan Tuminting.
Perahu mereka yang biasa ditambatkan di tepi pantai kini ditarik dan diparkir hingga ke tepi jalan.
Para nelayan mengaku terpaksa memarkir perahu di samping jalan raya karena angin kencang dan gelombang tinggi.
Amos Siruan, salah satu nelayan, mengatakan sudah sejak kemarin mereka menarik perahu hingga di tepi jalan akibat gelombang kencang.
"Kemarin kami dibantu masyarakat sekitar menarik semua perahu nelayan akibat angin kencang dan gelombang tinggi," kata Amos Siruan.
Tak hanya itu, ada beberapa perahu nelayan yang rusak parah akibat di hantam ombak.
"Ada berapa perahu rusak parah karena dihantam ombak, karena kita terlambat tarik kemarin," tuturnya.
Sebagai nelayan yang sehari-hari mengadu nasib di laut, ia berharap kondisi cuaca bisa normal kembali, agar nelayan bisa kembali melaut.
Baca juga: Imigrasi Manado Sulawesi Utara Sediakan Layanan Eazy Passport, Warga Tak Perlu ke Kantor
Baca juga: Poin Meringankan Bharada E Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Bersikap Jujur dan Sesali Perbuatan
"Ini cuaca kita tidak bisa prediksi karena datang tiba-tiba, tapi kami berharap secepatnya bisa kembali normal," pungkasnya.
Tentang Manado
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Cuaca-buruk-sejumlah-nelayan-di-Manado-Sulawesi-Utara-parkir-perahu.jpg)