Cuaca Ekstrem di Sulut
Cuaca Ekstrem Terjadi di Minahasa Sulawesi Utara, Masyarakat Diminta Hindari Beberapa Tempat
Cuaca ekstrem juga terjadi di sejumlah wilayah di Minahasa. Masyarakat diminta menghindari beberapa tempat yang berpotensi menyebabkan bencana.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (14/2/2023).
Hujan deras disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 06.00 Wita dan berlangsung hingga sore ini.
Warga Minahasa pun mengaku khawatir dengan cuaca ekstrem yang terjadi.
Clara, salah satu warga di Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, membenarkan hal tersebut.
Bahkan, beberapa atap rumahnya jebol oleh angin.
"Baru kali ini hujan dan anginnya kencang sekali, sampai beberapa kepingan atap rumah saya dibawa angin," ujarnya kepada Tribunmanado.co.id.
Baca juga: Pohon Tumbang di 6 Titik, Micler Lakat Minta Warga Manado Sulawesi Utara Waspada
Baca juga: Hasil Buruk PSG Jelang Lawan Bayern Muenchen, Dua Kali Kalah Beruntun
Hal senada diungkapkan Erwin, warga Kelurahan Roong, Tondano.
Ia mengatakan angin kencang juga membuat atap di bagian dapur rumahnya ikut terbawa angin.
"Waktu saya bangun dan menuju ke halaman belakang rumah juga sudah bolong akibat angin kencang," bebernya.
Terkait cuaca ekstrem ini, Bupati Minahasa, Royke Octavian Roring, dan Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, mengimbau masyarakat untuk waspada dengan cuaca ekstrem yang masih terjadi saat ini.
"Bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana diharapkan untuk tetap waspada. Bagi masyarakat yang bermukim di dekat bantaran sungai agar waspada potensi luapan air dan bagi masyarakat yang tinggal di daerah lereng atau tebing agar waspada terhadap tanah longsor," imbau Royke Roring.
Royke Roring juga menyebut agar masyarakat menghindari hal-hal yang dapat membahayakan diri seperti pohon besar, tiang listrik, papan reklame, bangunan tua atau rapuh, daerah rawan longsor, dan pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Cuaca-ekstrem-masih-terjadi-di-Kabupaten-Minahasa-Sulawesi-Utara.jpg)