Renungan Kristen
Renungan Kristen Yohanes 15:8, Memuliakan Allah, Berarti Murid Yesus
Siapakah murid Yesus? Apakah syaratnya dan bagaimana caranya menjadi murid Yesus? murid Yesus adalah setiap orang yang hidup memuliakan Allah
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak kini yang mengaku sebagai murid Yesus, namun tak melakukan apa yang Tuhan Yesus kehendaki.
menjadi murid Yesus tak semudah yang dipikirkan.
Mari kita belajar bagaimana menjadi Murid Yesus dan apa yang harus dilakukan.
Baca juga: Renungan Harian, Keluaran 16:1-21, Tuhan Menyediakan
Berikut renungan kristen dengan judul Memuliakan Allah, Berarti Murid Yesus.
Kita belajar Firman Tuhan dalam Yohanes 15:8.
Siapakah murid Yesus? Apakah syaratnya dan bagaimana caranya menjadi murid Yesus? Ternyata, murid Yesus adalah setiap orang yang hidupnya memuliakan Allah, Bapa kita. Itu pengakuan Tuhan Yesus sendiri. Jadi siapa yang hidupnya memuliakan Allah, maka otomatis dia adalah murid Yesus.
Yesus adalah Maha Gurunya para mahaguru yang paling hebat sekalipun. Dialah Maha Guru Agung, yang pengajaran-Nya melampaui akal kepikiran manusia, yang tidak dapat dijangkau oleh pengetahuan manusia, karena Dialah yang menciptakan, akal, pikiran, perasaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan segalanya.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yudas 1:20-21, Pegang Erat Tuhan, Dialah Satu-satunya Harapan
Manusia hanya menemukan dan mengembangkan apa yang sudah Dia ciptakan. Manusia hanya melanjutkan dan memanfaatkannya saja. Karena itu, menjadi murid Yesus adalah kebanggaan dan kemuliaan. Apalagi, Yesus bukan saja sekedar maha guru agung, tetapi Dia juga adalah Tuhan.
Maka akan sangat membanggakan dan membahagiakan jika menjadi murid Yesus. Karena hidup kita sebagai murid-Nya pasti terjamin, baik di bumi maupun di sorga. Karena Dia, adalah guru maha agung dan maha besar yang juga adalah Tuhan dan Juruselamat dunia.
Sehingga adalah suatu kehormatan dan kemuliaan jika menjadi murid Yesus. Karena Guru kita adalah, Tuhan dan Juruselamat dunia, Raja Yang Kekal, yang berkuasa di bumi maupun di sorga.
Jadi Dia adalah raja sepanjang masa, yang kerajaan-Nya tiada akhirnya dan melampaui kekuatan apapun juga.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yohanes 15:7, Minta Saja Pada Yesus Pasti Diberi
Sekali lagi, Tuhan Yesus menegaskan bahwa orang yang hidup memuliakan Allah Bapa, dialah atau kitalah murid-Nya (Tuhan Yesus). Sudahkah hidup kita memuliakan Allah? Apakah tanda-tanda orang yang hidupnya memuliakan Allah? Profilnya seperti apa?
Dalam hal ini pun Tuhan Yesus menjelaskan dan menguraikan tentang ciri-ciri atau tanda-tanda orang yang hidupnya memuliakan Allah, sehingga layak disebut sebagai murid-murid-Nya. Yakni, berbuah banyak.
Sudahkah kita berbuah banyak? Apakah buah yang sudah kita hasilkan? Selain banyak, sudahkah buah yang kita hasilkan itu mendatangkan berkat bagi sesama? Atau hanya untuk diri kita sendiri. Kalau buah sekalipun banyak tapi hanya untuk diri kita sendiri, itu tidak memuliakan Allah.
Tapi itu adalah tanda diri kita masih egois, rakus dan tamak, tidak peduli sesama. Artinya masih belum ada kasih dalam hidup kita.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.