Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir di Manado

Teknologi Modifikasi Cuaca Bisa Jadi Solusi Cegah Longsor dan Banjir di Manado

Pemicu terjadinya longsor dan banjir di Manado disebut-sebut karena curah hujan yang tinggi sejak Jumat 27 Januari 2023

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
HO
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suhariyanto. Pemicu terjadinya longsor dan banjir di Manado disebut karena curah hujan yang tinggi sejak Jumat 27 Januari 2023 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Faktor pemicu terjadinya longsor dan banjir di Manado disebut-sebut karena curah hujan yang tinggi sejak Jumat 27 Januari 2023 dini hari sampai sore hari. 

Bencana hidrometeorologi basah itu menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto sebenarnya dapat disiasati dengan Teknologi Modifikasi Cuaca atau TMC.

“Ini sebenarnya bisa disiasati,” ujar Suharyanto saat rakor penanganan bencana di Manado, Sabtu (28/01/2023.

Suharyanto mengisahkan keberhasilan operasi TMC untuk meminimalisir hujan dan mengurangi dampak risiko di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada periode Natal dan jelang Tahun Baru 2023 silam. 

Perayaan Hari Raya Natal tahun 2022 tidak terganggu banjir hingga pergantian akhir tahun setelah tim yang terdiri dari BNPB, BMKG, BRIN dan TNI AU melakukan TMC.

“Kita laksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca. Dan itu berhasil.

Alhamdulillah kemarin Nataru arus mudik, perayaan tahun baru di Jakarta itu bisa berjalan tanpa adanya hujan yang berlebihan,” katanya. 

Menurut Suharyanto, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara sudah seharusnya berkoordinasi dengan BMKG untuk memonitor prakiraan cuaca pada beberapa periode ke depan. 

Apabila cuaca berpotensi buruk dan dapat memicu terjadinya bencana banjir dan longsor, maka Suharyanto merekomendasikan agar TMC segera dilakukan.

“Kira-kira minggu-minggu ke depan gimana hujannya? Kalau nanti mengkhawatirkan kita lakukan TMC.

Sehingga hujannya bisa dialihkan ke tempat-tempat yang tidak akan menimbulkan banjir,” katanya.

Lebih lanjut, ia juga meminta kolaborasi dari segenap unsur forkopimda dapat dimaksimalkan dan solusi-solusi terbaik untuk mitigasi bencana agar dipermanenkan.

“Solusi-solusi seperti ini mari kita tingkatkan kolaborasi dan dipermanenkan.

Supaya meminimalisir adanya warga yang terdampak,” jelasnya.

Jumlah korban

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved