Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RENUNGAN HARIAN

RENUNGAN HARIAN MALAM - 1 Yohanes 5:1-5 Iman yang Mengalahkan Dunia

Setiap orang, terutama anak-anak Tuhan, selalu mendambakan hidup yang berkemenangan. Namun dalam kenyataannya, rohani kita sering kali labil:

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Pixabay
Renungan Harian 

  1 Yohanes 5:1-5
"Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: IMAN KITA." (4)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap orang, terutama anak-anak Tuhan, selalu mendambakan hidup yang berkemenangan. Namun dalam kenyataannya, rohani kita sering kali labil: kadang menang, kadang kalah.

Akibatnya, kita mudah jatuh bangun dalam dosa dan kesalahan yang sama. Renungan dari 1 Yohanes 5:1-5 memberikan tiga resep bagaimana kita dapat hidup dalam kemenangan atas dunia ini.

Renungan Harian Kristen - Berlindung Kepada Tuhan
Renungan Harian Kristen - Berlindung Kepada Tuhan (pixabay.com)

Pemahaman Alkitab tentang "dunia" bukanlah hanya dalam arti yang sempit, yakni dunia jasmani tempat kita tinggal sekarang ini. Istilah dunia juga dipakai untuk menunjukkan pola hidup yang bertentangan dengan kehendak Tuhan (duniawi).

Dalam 1 Yohanes 2:16 mencantumkan tiga jenis keinginan manusiawi, yaitu: keinginan daging, keinginan mata, serta keangkuhan hidup. Tiga keinginan tersebut merupakan musuh terbesar yang hidup dalam diri manusia, dan untuk menaklukkannya tidaklah mudah. Berikut ini tiga cara untuk mengalahkan dunia.

Pertama: Iman atau percaya kepada Yesus Kristus (1,5).

~ Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang perkasa, yang telah mengalahkan dunia (Yoh 16:33).
~ Tuhan menghendaki agar kita, anak-anak-Nya, memiliki kuasa yang sama dengan yang Ia miliki, yaitu kuasa untuk mengalahkan dunia.
~ Jika kita rindu untuk menjadi umat pemenang, gunakanlah iman di dalam Yesus Kristus, maka kita mampu mengalahkan dunia dan segala keinginannya.

Kedua: Lahir dari Tuhan (1b). Artinya, hidup yang diperbarui oleh Tuhan atau hidup yang dilahirkan kembali (Yoh 3:7).
~ Orang yang dilahirkan kembali bukan berarti mengalami reinkarnasi, melainkan mengalami pembaruan hidup; meninggalkan kehidupan yang lama dan memunculkan kehidupan yang baru, segala dosa disucikan dan hidup dalam pertobatan.
~ Dalam 1 Yoh 5:18 mencatat, "setiap orang yang lahir dari Allah, tidak lagi berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya".

Ketiga: Melakukan perintah-perintah-Nya (2,3).
~ Orang yang melakukan perintah-perintah Tuhan adalah orang yang hidup dalam ketaatan.
~ Seluruh aspek hidupnya berpadanan dengan firman Tuhan yang benar dan murni.
~ Perintah-perintah Tuhan itu tidaklah berat. (3)
~ Perkara ini hanya dapat dimiliki oleh orang yang mengalami kelahiran baru.
~ Sebaliknya, bagi orang yang bertabiat duniawi, melakukan perintah Tuhan itu sangatlah berat.

----------------------------------------------
Saudara & sobatku yg kekasih
Pemenang dalam Kristus Yesus, membuat hidup kita jadi berkat.
========================

Baca juga: BACAAN ALKITAB - Filipi 2:9 Rendah Hati, Pasti Ditinggikan Allah

Baca juga: BACAAN ALKITAB - Filipi 2:8 Seperti Yesus, Taatlah Sampai Mati

• Dilahirkan kembali adalah syarat bagi setiap orang untuk dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

~ Frasa "lahir dari Allah" ditujukan kepada setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus (1).
~ Setiap orang yang lahir dari Allah mengasihi anak-anak Allah dan melakukan perintah-Nya (2).
~ Kasih kepada Allah ditandai dengan ketaatan dan kemenangan iman (3-5).
Kemenangan iman inilah yang akan mengalahkan dunia, dengan segala keinginannya.

• Proses kalahnya dunia oleh IMAN KITA, yaitu saat kita menyadari bahwa kita lahir dari Allah.

~ Jika kita menyadari bahwa kita adalah lahir dari Allah, benih Ilahi tetap ada di dalam kita.
~ Kita harus menyadari keberadaan kita yang telah mendapat kasih karunia Allah.
~ Kesadaran ini akan menjadi kekuatan hingga kita dapat mengalahkan dunia.
~ Kesadaran kita tentang kasih karunia Allah, akan membuat kita menjadi kuat berhadapan dengan segala masalah.

”Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Flp. 4:13).

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved