RHK Senin 23 Januari 2023
BACAAN ALKITAB - Filipi 2:3-4 "Jangan Egois dan "Makang Puji"
Jemaat di Filipi dinasihati oleh Rasul Paulus untuk hidup dalam kasih, sesuai pengajaran dan teladan Kristus.
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Filipi 2:3-4
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jemaat di Filipi dinasihati oleh Rasul Paulus untuk hidup dalam kasih, sesuai pengajaran dan teladan Kristus.
Tuhan Yesus mengajarkan agar umat-Nya mewujudkan kasih dalam hidupnya dengan tulus dan penuh kesungguhan, jauh dari kemunafikan dan tipu muslihat. Hidup dalam kasih berarti juga hidup rendah hati, menjauhi kesombongan dan keangkuhan serta keserakahan.
Dalam suratnya yang ditulis dari dalam penjara, Paulus mengingatkan dan menegaskan kepada jemaat agar mereka tidak terpancing dengan berbagai tindakan penyesatan yang memecah belah jemaat.

Tapi mereka teguh berpegang pada ajaran Kristus dan harus menjadi teladan kepada semua orang. Mereka jangan egois, tidak boleh mementingkan diri sendiri maupun mencari keuntungan dari pelayanan mereka.
Tapi harus merendahkan diri dan tidak menganggap dirinya lebih penting dari yang lain.
Egoisme dan merasa diri benar, harus dijauhkan. Justeru jemaat diajarkan untuk lebih mengutamakan kepentingan orang lain. Bukan kepentingan diri sendiri. Jemaat juga jangan membenarkan diri untuk kepentingannya.
Namun dia harus terus berbuat baik dan benar dalam kerendahan hati, bukan kesombongan sehingga kita terus menjadi saksi Kristus kepada semua orang.
Kata orang Manado, _"Jang cari untung sandiri deng jang makang puji"_ (jangan mencari keuntungan sendiri dan jangan sombong). Tetaplah hidup dalam kasih yang tulus dan sempurna.
Namun tidak berarti bahwa kita akan berkompromi dengan berbagai perbuatan dosa. Hidup dalam kasih, rendah hati dan tidak mementingkan diri sendiri berarti kita tetap konsisten melakukan apa yang baik dan benar sesuai pengajaran Tuhan Yesus, tanpa berkompromi dengan dosa. Tapi tidak berarti membuat kita jadi sombong, sok suci dan merasa diri paling benar.
Utamakanlah orang lain. Kasihilah sesama. Jangan egois, hiduplah rendah hati. Rendah hati berarti kita hidup dalam kebenaran Allah secara sederhana, tidak dalam kesombongan. Tapi juga mementingkan orang lain, seperti yang Tuhan Yesus telah dan terus lakukan untuk kita.
Baca juga: BACAAN ALKITAB - Lukas 12:29-32 Utamakan Cari Kerajaan Allah
Paulus mengingatkan agar jemaat Filipi benar-benar hidup dalam kebenaran dan dalam kebersamaan, yang saling membangun iman dan kasih kepada Kristus yang lebih sungguh lagi.
Sehingga kehidupan persekutuan berjemaat tetap terpelihara dengan baik, bahkan saling menghidupkan dalam kebersamaan di dalam Tuhan.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga."* (ay 3, 4)_
Tidak mencari untung sendiri berarti tidak mementingkan diri sendiri (egois). Itu berarti dalam bekerja, tidak boleh "mencuri tulang."
Jangan suka menang sendiri. Jangan berpikir untuk diri sendiri, dan melupakan ataupun menyepelekan apalagi merendahkan orang lain karena menganggap diri lebih baik atau lebih penting dari orang lain.
Kita harus menempatkan orang lain dan bukan diri kita sebagai yang utama. Kita harus melayani mereka, seperti Kristus yang datang ke dunia bukan untuk dilayani, tetapi melayani.
Sehingga, adalah tugas dan tanggungjawab kita untuk melayani dan mendahulukan sesama dalam hidup kita. Kita harus mewujudkan kasih akan sesama mengasihi mereka lebih sungguh lagi dan dengan hati yang tulus.
Dengan demikian kita akan terikat menjadi satu persekutuan jemaat dan masyarakat yang hidup berkenan kepada Kristus.
Karena itu letakkan kasih Kristus sebagai alat pemersatu yang akan mengikat indahnya hidup bersama dengan sesama dalam segala hal di mana saja Tuhan tempatkan kita berada.
Sehingga kehadiran orang percaya ke mana saja kita berada membawa dampak besar bagi perjalanan kehidupan jemaat dan masyarakat.
Baca juga: Renungan Harian, 1 Timotius 3:16, Rahasia Agung Ibadah
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Amsal 16:9, Tuhan Menuntun Hidup Kita
Kerendahan hati haruslah mendominasi dan mendinamisasi kehidupan umat Tuhan. Artinya semua jemaat harus hidup rendah hati dan penuh cinta kasih, sehingga menjadi teladan sekaligus kesaksian kepada semua orang. Dengan demikian banyak orang datang kepada Kristus dan mengakui Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.
Jangan sombong dan angkuh. Karena kesombongan akan membawa kita pada kejatuhan dan kehancuran hidup. Tetapi carilah selalu Tuhan dengan hidup sesuai firman-Nya.
Senangkanlah hati-Nya dengan mewujudkan kasih-Nya kepada sesama dalam kerendahan hati seperti kita melakukannya untuk diri kita sendiri dan untuk kemuliaan Kristus. Maka Tuhan Yesus pasti menyertai dan memberkati kita sampai selamanya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, ajarlah kami terus hidup rendah hati dan mengutamakan orang lain serta berkatilah hidup kami selalu. Amin
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.