BACAAN ALKITAB
BACAAN ALKITAB MALAM - Yeremia 30:23-24 Kemarahan Tuhan justru untuk keselamatan kita
Apakah tujuan dari sebuah kemarahan ? Kemarahan bukan hanya sekedar luapan emosi belaka. Di balik kemarahan, ada sebuah tujuan,
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Yeremia 30:23-24
"Murka Tuhan yang menyala-nyala itu tidak akan surut sampai Ia telah melaksanakan dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya". (24)
TRIBUNMANADO.CO.ID - Apakah tujuan dari sebuah kemarahan ? Kemarahan bukan hanya sekedar luapan emosi belaka. Di balik kemarahan, ada sebuah tujuan, yakni mengubah sesuatu hal yang tidak baik.
Misalnya saja ketika ada orang yang tidak memperhatikan sopan santun, bersikap egois dan berbagai sikap lainnya yang merugikan orang lain. Jika kita diperhadapkan pada situasi tersebut, kita pasti akan marah, apalagi jika orang tersebut tidak kemudian menyadari perbuatannya. Kemarahan, yang tanpa kekerasan, bisa menjadi cara bagi kita untuk memberitahu orang yang bebal.

Kemarahan Allah sungguh luar biasa terhadap bangsa Babel. Babel bisa dikatakan telah menjadi bangsa yang bebal, yang tidak mau mendengarkan arahan dari para nabi, khususnya nabi Yeremia.
Yeremia tidak dianggap, bahkan suara Allah pun tidak diindahkan oleh mereka. Karena itu, Yeremia menuliskan tentang kemarahan seperti api yang tidak bisa surut.
Artinya, kemarahan Allah sudah berlapis-lapis, dan tidak bisa lagi menggunakan kata-kata kepada bangsa Babel. Kemarahan Tuhan seperti petir yang menyambar, sangat cepat, tidak dapat dicegah oleh siapapun.
Ketika membaca betapa murka-Nya Allah dalam tulisan ini, yang seharusnya muncul dalam benak kita adalah betapa luar biasanya Tuhan memberi penjagaan .
Kita seperti seorang anak yang sedang diganggu orang lain, lalu orang tua datang dengan kemarahan yang luar biasa berupaya mengusir sekaligus membuat orang tersebut sadar akan kesalahannya, sehingga tidak mengganggu kita lagi.
Kelihatannya menyeramkan, tetapi itu dilakukan orang tua untuk melindungi kita, itulah cara Tuhan melindungi umat-Nya. Kemarahan-Nya tidak tertuju bagi kita yang setia pada-Nya, melainkan kepada setiap hal yang berupaya mengganggu kehidupan kita. Selamat di tangan Allah.
Baca juga: BACAAN ALKITAB - Lukas 12:27-28 Jauh Melebihi Bunga Bakung
----------------------------------------------
Saudaraku & sobatku yg kekasih
Kemarahan Tuhan selalu merupakan ekspresi cinta dan keinginan-Nya membawa kita lebih dekat dengan-Nya
========================
Baca juga: Denny Sumargo Disomasi Setelah Viral Video Ferry Irawan Menangis, Dituntut Segera Minta Maaf
"Firman Tuhan memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran".
~ Teguran secara halus jika tidak diindahkan, maka teguran yg dahsyat akan dilakukan Tuhan.
~ Janganlah keraskan hatimu saat Tuhan menegurmu.
"Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan". (Ams 1:7)
Bacaan Alkitab Ulangan 4:1, Renungan: Dengar dan Lakukan Firman Tuhan |
![]() |
---|
Bacaan Alkitab Kisah Para Rasul 14:8–28, Hati Dipenuhi Sukacita |
![]() |
---|
Bacaan Alkitab Markus 10:35-45, Renungan: Kemuliaan dalam Keilahian Kristus |
![]() |
---|
Bacaan Alkitab Yesaya 40 : 31, Renungan: Kesabaran Dalam Proses Tuhan |
![]() |
---|
Bacaan Alkitab Keluaran 2:11-24, Kalau Ada Kesabaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.