Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong Sulawesi Utara

Pj Bupati Bolmong Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Ponompiaan Sulawesi Utara

Pemkab Bolmong memberikan sejumlah bantuan kepada para korban kepbakaran di Desa Ponompiaan. Masyarakat juga diminta waspada terkait cuaca ekstrem.

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, memberikan sejumlah bantuan ke korban kebakaran di Desa Ponompiaan, Dumoga, Bolmong, Sulawesi Utara, Kamis (12/1/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Penjabat Bupati Bolaang Mongondow, Limi Mokodompit, menyerahkan bantuan ke korban kebakaran di Desa Ponompiaan, Kecamatan Dumoga, Bolmong, Sulawesi Utara, Kamis (12/1/2023).

Turut hadir Kadis Ketahanan Pangan Bolmong, I Wayan Mudiyasa; Kepala BPBD Bolmong, Sahril Mokoagow; Kepala Dinas Sosial Bolmong, Ernie CH Mokoginta; Kadis Perindag Bolmong, Ramlah Mokodongan; Camat Dumoga, Esly Manabung; dan korban kebakaran.

Esly Manabung, mengatakan kebakaran tejadi begitu cepat.

“Kami berterimakasih atas kedatangan pak bupati bersama rombongan. Ini bentuk perhatian pemerintah kabupaten terhadap musibah yang menimpa warga korban kebakaran rumah,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang akan diserahkan oleh Limi Mokodompit

“Semoga bantuan pemerintah ini akan meringankan beban korban kebakaran,” ujar Esly.

Limi Mokodompit mengajak semua OPD dan dinas terkait untuk turun bersama melihat langsung kondisi korban kebakaran.

“Saya sengaja bawa jajaran OPD untuk ikut bersama supaya ikut juga merasakan kesusahan dan kesedihan. Ada ini bantuan yang akan diberikan tapi tidak seberapa,” ucap Limi Mokodompit.

Minimal, kedatangannya bersama OPD Pemkab Bolmong, melihat dan memotret kejadian di lapangan.

“Saya harap dinas yang terkait ini akan menjadi catatan penting kita, agar kedepan program yang turun harus mengacu pada kebutuhan bukan karena keinginan,” ucapnya.

Untuk itu, Limi Mokodompit mengimbau kepada warga tetap waspada dengan cuaca ekstrem saat ini.

“Kita harus pintar–pintar membaca keadaan alam, warga yang tinggal rawan bencana agar dapat menghindar di tempat yang aman. Bulan terakhir ini dimana–mana terjadi bencana, dan kita semua berhati–hati,” ucapnya.

Selain itu, para sangadi diharapkan segera melaporkan kepada camat dan instansi terkait jika terjadi bencana.

Di kesempatan itu, Limi Mokodompit juga meminta semua pihak untuk bergotong-royong, sebab pemerintah juga punya keterbatasan armada pemadam kebakaran.

“Pemerintah hanya sebagai fasilitator, bukan segalanya. Sehingga saya harap kita saling bergotong-royong, kita bersama–sama, kita pulihkan bersama. Kemudian juga banyak berserah diri pada Tuhan, baik pemerintah dan masyarakat. Karena hanya dengan pertolongan Tuhan kita bisa selamat. Banyak berdoa dan jaga kerukunan,” ujar Limi Mokodompit dalam sambutannya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved