Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lokal Bercerita

Musik Kolintang dari Kampung Minahasa Sulawesi Utara Menuju Pentas Dunia

Digolongkan musik tradisional, jangan bayangkan kolintang hanya ada di acara tradisional. Kolintang telah meloncat jauh. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Musik Kolintang dari Kampung Minahasa Sulawesi Utara Menuju Pentas Dunia. 

Menciptakan alat musik yang lebih merdu suaranya dari seruling. 

Makasiga pun berkelana keempat penjuru mencari alat musik yang indah. 

Namun tak ketemu. Hingga suatu hari Makasiga membelah kayu dan menjemurnya. Setelah itu kayu dilempar ke tanah. Saat itulah kayu tersebut mengeluarkan bunyi merdu. 

Makasiga berpikir pasti kayu ini dapat menjadi alat musik indah. Ia pun bekerja keras mengolah kayu itu jadi alat musik. Hingga tubuhnya kurus.

Makasiga lantas diketemukan dua pemburu. Ia sudah sangat lemah dan sakit sakitan.

Ia pun ditandu menuju ke Desa Klabat. Malangnya Makasiga meninggal dunia.

Mendengar Makasiga wafat, Lintang menyusul kekasihnya ke alam baka. 

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini 

Ferdy Sambo Diam saat Anak Buahnya Bilang Sudah Noreng CCTV dan Yosua Masih Hidup

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved