Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmut Sulawesi Utara

1 Pekerja Tewas Pada Proyek Pembangunan RS Pratama Bolmut Sulawesi Utara

Satu pekerja proyek pembangunan RS Pratama Bolmut meninggal dunia karena kecelakaan kerja. Sebelumnya, ia sempat dirawat di rumah sakit.

Tayang:
Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Proyek pembangunan RS Pratama, Bolmut, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMUT - Satu orang tewas karena kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama, di Desa Pimpi, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Kamis (15/12/2022), korban tersebut bernama Nur kholis (36).

Ketika dikonfirmasi ke pihak PT Multikarya Utama Jaya selaku pelaksana (kontraktor) pembangunan RS Pratama, pihak pelaksana mengakui adanya kecelakaan kerja itu.

"Diduga korban tewas akibat tertimpa besi wiremesh yang berada di atas mobil truk saat hendak mau menurunkannya," kata salah satu pihak PT Multikarya Utama Jaya.

Saat itu, korban hendak menurunkan besi wiremesh dari atas truk menggunakan alat.

"Tapi harus dituntun (dengan tenaga manusia)," katanya.

Sementara itu, menurut Kasat Intel Polres Bolmut, AKP Joy Momomuat, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Hari Selasa (29/11/2022).

"Korban sempat dirawat di Puskesmas Bintauna dan dirujuk ke Rumah Sakit Bolangitang dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Kandouw dan pada hari yang keempat korban meninggal dunia," kata AKP Joy Momomuat.

Untuk diketahui, hingga kini lokasi tempat kejadian kecelakaan tersebut belum dipasang garis polisi.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Bohabak Bolmut Sulawesi Utara Mulai Naik

Baca juga: Diduga Ada Praktek Mafia Tanah, Warga Mapanget Melapor ke Kejati Sulawesi Utara

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2023, Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Media Sosial

Harga cabai di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mulai naik hingga Rp 50.000 per kg.

Naiknya harga cabai dipengaruhi oleh faktor cuaca yang membuat stok cabai dari petani minim dan banyaknya permintaan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru.

Pantauan Tribunmanado.co.id, Kamis (15/12/2022) di Pasar Bohabak, Bolmut, harga cabai berfariasi mulai dari Rp 45-50 ribu /kg.

Salah seorang penjual cabai di Pasar Bohabak, Anjelita mengatakan kenaikan harga cabai terjadi sejak beberapa hari lalu.

Menurut dia, kenaikan harga cabai ini dikarenakan stok dari petani cabai yang minim karena faktor hama dan cuaca yang kurang mendukung serta permintaan yang meningkat jelang Natal dan Tahun Baru.

penjual cabai di Pasar Bohabak, Bolmut Sulawesi Utara
penjual cabai di Pasar Bohabak, Bolmut Sulawesi Utara (Alpri/Tribun Manado)
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved