Penganiayaan di Manado
Motif Penganiayaan di Perkamil Manado Sulawesi Utara Terungkap, Ternyata Karena Cemburu
Polresta Manado akhirnya mengungkap motif dari kasus penganiyaan yang terjadi di Kelurahan Perkamil, Kota Manado.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Sampai malam ini, polisi masih memburu beberapa pelaku yang masih melarikan diri.
"Identitasnya sudah kami kantongi. Tapi masih dalam pengejaran," kata dia.
Polisi Buru 3 Pelaku Penganiayaan di Perkamil Manado Sulawesi Utara
Meski sudah menangkap empat pelaku penganiayaan yang viral di media sosial, Polresta Manado masih memburu tiga pelaku lainnya.
Kapolresta Manado Kombes Julianto Sirait melalui Kasat Reskrim Kompol Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan jika ketiga pelaku tersebut sudah tak pulang ke rumahnya.
"Kami sudah cek ke rumah ketiga pelaku tersebut.
Tapi tak ada kemungkinan sudah kabur," ujarnya via telepon, Rabu 7 Desember 2022.
Ia menambahkan ketiga pelaku yang masih dalam pengejaran itu berinisial JT (19), JA (18), dan DI (21).
Ketiga adalah warga Perkamil.
"Mereka ini berteman.
Jadi saat mau memukul korban, mereka saling ajak," kata dia.
Sebelumnya diketahui, Setelah viral di media sosial, empat pelaku penganiaya yang terjadi di Kelurahan Perkamil, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, akhirnya ditangkap.
Keempatnya diketahui berinisial RS (23), FL (18), NS (17), dan R (23).
Empat pelaku tersebut merupakan warga Perkamil, Kecamatan Tikala, Manado.
Dari Informasi yang diterima Tribunmanado.co.id, keempat pelaku ditangkap di beberapa tempat berbeda.