Gereja Pantekosta

14 Desember, GPdI Efrat Kairagi Manado Sulawesi Utara Gelar Ibadah Natal dan Peresmian Gereja

Wali Kota Manado Andrew Angouw diagendakan hadir sekaligus dalam rangka Safari Natal Pemerintah Kota Manado

Dokumen Tribun Manado
Johnny Pangalila (kiri) bersama istri dan Meitij Warouw bersama suami Meiscy Bambang Kalangi di RM New Face, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (4/12/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gereja Pantekosta di Indonesia atau GPdI Jemaat Efrat Kairagi Manado Sulawesi Utara akan menggelar Ibadah Natal pada 14 Desember 2022.

Acara tersebut akan dirangkaikan dengan peresmian gedung pascarenovasi Gereja Pantekosta Jemaat Efrat Kairagi dan Safari Natal Pemerintah Kota Manado.

Gembala GPdI Efrat Kairagi Manado Johnny Pangalila (83) menyampaikan rencana itu, Minggu (12/4/2022).

“Pak Wali Kota Manado Andrew Angouw diagendakan hadir,” ujar Johnny Pangalila yang ditemui di sela-sela perayaan syukuran ulang tahun Meitij Warouw di RM New Face, Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Dirangkaikan perayaan ulang tahun ke-7 pernikahan Johnny Pangalila dan istrinya.

Johnny Pangalila bersama jemaat GPdI Efrat Kairagi Manado di RM New Face, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (4/12/2022).
Johnny Pangalila bersama jemaat GPdI Efrat Kairagi Manado di RM New Face, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (4/12/2022). (Dokumen Tribun Manado)

GPdI Efrata Kairagi Terbakar

Sebelumnya, gedung GPdI Jemaat Efrat Kairagi Manado terbakar pada Sabtu siang 18 Agustus 2018.

Menghanguskan sebagian gedung gereja yang berada di Lingkungan Satu, Kelurahan Kairagi Weru, Kota Manado.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam peristiwa ini.

Baca juga: Berita Duka, Anggota DPRD Bitung Sulawesi Utara Lanny Sondakh Meninggal

Sebelum terbakar, beberapa pemuda gereja tersebut melakukan kerja bakti di samping kanan gereja.

Mereka mengumpulkan sampah basah maupun kering.

Sampah lalu dibakar di bagian belakang, berjarak sekitar lima meter dari bangunan gereja.

Beberapa pemuda itu kemudian meninggalkan lokasi menuju Perumahan Wenang Permai, Manado.

Menurut mereka, saat itu api pada pembakaran sampah telah dipadamkan.

Baca juga: Ini Pesan Richard Sualang di Ibadah Natal Komisi Pelayanan PKB GMIM Paulus Titiwungen Manado

Namun beberapa saat kemudian, beberapa pemuda itu mendapat informasi lewat WhatsApp bahwa atap GPdI Efrat Kairagi dan kamar pastori terbakar.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tikala.

Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin saat itu mengatakan, dalam kejadian itu laptop, televisi, AC, springbed hingga surat-surat penting ludes terbakar.

Kerugian saat itu ditaksir sekitar Rp 500 juta.

Setelah kejadian, para jemaat GPdI Efrat Kairagi bergotong royong dan menyumbangkan dana untuk merenovasi gedung gereja yang sempat terbakar. (*)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved