Manado Sulawesi Utara

Oknum Mantan Kepala Cabang Bank di Sulawesi Utara Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sulut

Mantan Kepala Cabang Bank BUMN di Kepulauan Sitaro ditangkap oleh pihak kepolisian. Ia diduga sengaja membuat atau menyebabkan laporan palsu.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
Istimewa
Oknum mantan kepala cabang satu bank di Sulawesi Utara ditangkap Ditreskrimsus Polda Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Oknum mantan kepala cabang satu bank di Sulawesi Utara berinisial NJF, diringkus Subdit Perbankan Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara.

Hal ini dibenarkan oleh Dirreskrimus Polda Sulut, Kombes Pol Nasriadi.

Ia menyebut tersangka diduga melakukan tindak pidana pegawai bank dengan sengaja membuat atau menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam proses laporan, maupun dalam dokumen atau laporan kegiatan usaha, laporan transaksi atau rekening suatu bank.

"Tersangka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 Ayat (1) huruf a UU RI Nomor 10 tahun 1998 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan yang dilakukan oleh tersangka sebagai kepala cabang bank," jelasnya, Kamis (1/12/2022).

Menurutnya total kerugian pada kasus ini sebesar Rp 6,5 miliar.

"Sebelum dilakukan penahanan terhadap tersangka telah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan rapid antigen oleh Biddokes Polda Sulut dengan hasil negatif, guna melaksanakan protokol kesehatan," jelasnya.

Baca juga: Peringatan Dini Besok Jumat 2 Desember 2022, Info BMKG Wilayah Potensi Dilanda Cuaca Ekstrem

Baca juga: Bupati Minsel Sulawesi Utara Kunjungan Pimpinanan Ombudsman RI dan Jajaran

BREAKING NEWS, 2 Oknum Pegawai Bank Diringkus Ditreskrimsus Polda Sulut, Terjerat Pemalsuan Berkas

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulut, melalui Subdit Perbankan meringkus dua tersangka kasus pemalsuan berkas pada bank milik BUMN, yang ada di Kota Manado.

Kedua tersangka diketahui berinisial MM dan FP.

Oknum Pegawai Bank saat Diringkus Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara
Oknum Pegawai Bank saat Diringkus Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara (Rhendi Umar/Tribun Manado)

Hal ini dibenarkan Direskrimus Polda Sulut, Kombes Pol Nasriadi.

Ia menyebut keduanya diduga keras telah melakukan tindak pidana pencatatan palsu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved