PDAM Manado
Sejumlah Keluhan Warga Manado Sulawesi Utara terhadap PDAM
PDAM Wanua Wenang, Manado, Sulawesi Utara, kini mendapat banyak keluhan dari para pelanggan.
Charity salah satu warga Ranotana Weru juga mengaku, meskipun air di rumahnya mati total selama 6 bulan, tetapi Ia diminta membayar tagihannya.
"Tekanan air melemah sejak Februari 2022, berapa kali petugas PDAM datang tapi tidak ada perbaikan.
Terpaksa harus cari solusi sendiri, sedot pakai pompa,"ucap Charity
Seperti warga lain Charity berhap PDAM bertanggungjawab atas masalah yang mereka alami karena setiap bulannya membayar tagihan.
Marwan Beralih ke Sumur Bor
Marwan Diaz, mengaku sudah lama sudah menggunakan sumur bor, karena melihat kondisi air di PDAM Kota Manado.
"Sudah lama memang pakai sumur bor, hampir 10 tahun,"jelas warga Lorong Penca jalan Sam Ratulangi Kota Manado.
Dia mengaku beralih karena melihat air di kota Manado yang sering tidak berjalan.
"Kalau kami sekarang aman-aman saja, tapi sedih juga melihat warga lain yang sekian lama tak bisa menikmati air dengan baik,"jelasnya.
Dia pun menaruh harap PDAM Kota Manado tetap meningkatkan kinerja untuk melayani masyarakat.
"Semoga kedepan lebih baik lagi pelayanannya, apalagi warga yang sudah membayar,"jelasnya.
Ronny Warga Karombasan: Kami Butuh Air Bersih
Ronny Lumempow, warga Karombasan, Manado Sulawesi Utara mengeluhkan hal yang sama.
Dia mengaku air sering tidak berjalan dengan baik.
"Sudah bayar, kalo tidak salah selalu bayar Rp 180 ribu per bulan, namun air kadang tidak jalan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PDAM-foto-sendiri.jpg)