RHK Kamis 24 November 2022
RENUNGAN HARIAN KELUARGA - 2 Korintus 4:7 Harta dari Allah, Untuk Allah
Semua orang butuh harta. Untuk mendapatkannya, berbagai usaha dilakukan. Ada yang wajar, ada yang menghalalkan segala cara. Ketika mendapatkannya
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
2 Korintus 4:7
TRIBUNMANADO.CO.ID - Semua orang butuh harta. Untuk mendapatkannya, berbagai usaha dilakukan. Ada yang wajar, ada yang menghalalkan segala cara. Ketika mendapatkannya, banyak yang salah menggunakannya. Hingga mengilahkan harta. Bahkan Tuhan pun diabaikan.
Itulah harta benda, baik dalam bentuk uang, materi, non materi dan lainnya yang bersifat daging dan duniawi. Sesungguhnya, harta yang diperoleh manusia itu bersumber dari Allah. Setidaknya, atas seizin Allah untuk kita miliki dan gunakan sesuai keperluannya. Sayangnya, sering kita melupakan Sang Pemberi, dan cenderung menuhankan yang Tuhan beri, yakni harta.
Paulus mengingatkan bahwa harta apapun yang kita peroleh di dunia ini adalah pemberian Tuhan. Termasuk harta dalam bejana tanah liat yang mereka punyai. Kekuatan yang berlimpah dari Tuhan yang membuat kita mendapatkan. Jadi semua dari Tuhan. Segala sesuatu yang kita miliki adalah anugerah Tuhan. Karena itu, jangan melupakan Sang Sumber segala harta yang kita punya dalam bentuk apapun juga.
Apapun, berapapun dan sebesar apapun, harta itu bersifat fana, tidak kekal. Hanya sementara selama Tuhan perkenankan kita hidup di dunia. Harta itu bisa hilang dan melayang kapan saja dan dalam keadaan apapun, jika Tuhan berkenan. Entah karena hidup kita telah berakhir di dunia maupun karena peristiwa tertentu yang Tuhan perkenankan terjadi atas kita dan harta kita. Jadi kita harus waspada dan sadar diri. Jangan melupakan Tuhan agar kita tidak dilupakan-Nya dan akhirnya menderita selamanya.
Selain tahu bersyukur dan manfaatkan harta dunia dengan baik dan benar, kita harus memiliki harta yang tiada berkesudahan, yang takan pernah hilang dan habis, baik di dunia maupun dalam kekekalan. Itulah harta sorgawi atau harta rohani, berupa nilai-nilai kehidupan beriman seperti yang diajarkan dan diteladankan Tuhan Yesus Kristus.
Harta berupa nilai beriman, tidak dapat diambil orang, entah dicuri, dirampok, maupun ditipu ataupun dikorupsi. Karena kita simpan di dalam Tuhan sehingga terus berbunga dan berbuah lebat karena Tuhan yang memberkati dan memeliharanya. Itulah investasi iman yang hasilnya akan kita tuai di bumi dan di sorga. Yang membahagiakan karena menyelamatkan hidup kita.
Baca juga: Renungan Kristen, Minggu 20 November 2022, Lukas 6:36: Diberkatilah Mereka yang Murah Hati
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Ibrani 2:1, Jangan Terbawa Arus
Semua itu berasal dari Allah. Karena itu Paulus mengajarkan kita untuk fokus pada Kristus, Sang Pemberi. Sebab dengan demikian kita mendapatkan harta duniawi dan harta yang bersifat kekal.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami." (ay 7)
Jika hati kita terpaut pada harta benda duniawi, kita akan menabung kehampaan. Harta duniawi itu hendaknya digunakan untuk menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan Tuhan. Bukan untuk kesombongan dan kemegahan. Itu tidak menjamin kebahagiaan kita di bumi maupun dalam kekekalan.
Ketika memiliki harta benda duniawi, orang cenderung kuatir. Kuatir kalau tidak bertambah, malah berkurang, apalagi hilang. Sehingga harta dunia tidak membawa ketenangan, malah membuat kita taiut dan kuatir. Akhirnya sia-sialah kita memilikinya karena tidak menikmati dalam sukacita. Karena kuatir dan takut tidak bertambah, malah berkurang bahkan hilang.
Sebaliknya jika kita memiliki harta dalam bejana iman dan rohani, di sana ada ketenangan. Karena kita menginvestasikan itu di dalam Tuhan. Jika kita terus setia menabung kebaikan dan kebenaran, harta iman kita itu akan bertambah berlipat-lipat ganda. Hingga jumlah tak terhitung akal manusia, karena kita akan menuai dan menerimanya bukan hanya di bumi, tapi sampai kita meninggalkan bumi ini.
Jadi, manfaatkan harta kita dengam baik dan benar untuk menjadi berkat bagi sesama dan demi hormat dan kemuliaan Tuhan. Mengapa? Karena harta kita adalah pemberian Tuhan yang harus kita manfaatkan bukan hanya untuk hidup kita, tetapi juga untuk menghidupkan sesama yang membutuhkan, di sekitar kita. Supaya tercipta keseimbangan hidup bersama sebagai umat Tuhan.
Baca juga: BACAAN ALKITAB HARI INI - 2 Korintus 4:1 Hanya Oleh Kemurahan Allah
Itulah yang berkenan kepada Tuhan. Keluarga dan umat Kristus, selain mencari dan menabung harta iman, juga harus menggunakan harta benda anugerah Tuhan bagi yang membutuhkan. Sebab untuk itulah Allah memercayakan kita memilikinya. Kita hadir di dunia bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk turut menghidupkan sesama sesuai talenta dan harta kekayaan yang Tuhan anugerahkan. Jadilah berkat bagi semua orang dengan kekayaan yang Tuhan anugerahkan, sehingga kita diberkati-Nya selamanya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, tuntun kami memanfaatkan harta pemberian-Mu dengan baik dan benar, sehingga jadi berkat bagi sesama dan kemuliaan nama Tuhan. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-Selasa-25-Oktober-2022-Keputusan-Mahal.jpg)