Gempa Cianjur
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Cianjur Capai 129 Orang, ASN Pemprov Jawa Barat Galang Dana
Data terbaru korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur mencapai 129 orang. ASN Pemprov Jawa Barat galang dana.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru terkait info korban gempa bumi Cianjur.
Dikabarkan korban meninggal dunia terus bertambah, rata-rata mereka mengalami patah tulang akibat tertimpa bangunan.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar melakukan gerakan peduli sesama dengan memulai mengumpulkan dana bantuan bagi para korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat.
Di antaranya ASN di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat dan Samsat di Jabar.
Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik meminta ASN Bapenda Jabar hingga Samsat urunan dana untuk membantu korban gempa Cianjur.
Dedi Taufik menyatakan bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
"Semua pegawai, khususnya ASN di lingkungan Bapenda Jabar bisa menyisihkan sebagian rezeki untuk disumbangkan.
"Kami merasa prihatin dengan peristiwa yang terjadi di Cianjur.
"Dari informasi yang kami dapat, banyak warga yang kehilangan nyawa, ada yang luka dan butuh perawatan, tak sedikit rumah banyak yang hancur,” ucap dia, Selasa (22/11).

Ia mengatakan dana mulai dikumpulkan dari Senin (21/11) malam sampai beberapa hari ke depan.
Nantinya akan disalurkan ke posko utama di Kabupaten Cianjur.
Bantuan yang digalang akan dikhusukan dalam bentuk uang. Setelah terkumpul, akan diputuskan penyerahan bantuannya dalam bentuk uang atau sudah dalam bentuk barang maupun kebutuhan pokok.
“Pegawai yang bekerja di Bapenda pengumpulannya bisa langsung. Bagi yang di Samsat, nanti kepala Samsat yang mengumpulkan dan nanti dikoordinasikan disini agar satu pintu ketika penyerahannya,” katanya.
Diketahui, korban gempa di Kabupaten Cianjur terus bertambah.
Data sementara yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terdapat 168 orang yang meninggal dunia.