Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BPJamsostek

BPJamsostek Sulawesi Utara Dorong Jamsostek Ekosistem Desa

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Provinsi Sulawesi Utara Dorong Jamsostek Ekosistem Desa.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kepala BPJamsostek Cabang Sulawesi Utara, Sunardy Syahid. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Sulawesi Utara terus mendorong kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

BPJamsostek akan fokus pada program Ekosistem Desa

Program ini menargetkan setiap desa bisa melindungi minimal 100 warga.

Di mana mereka merupakan pekerja informal.

"Mulai tahun depan kita pacu Jamsostek Ekosistem Desa.

Sasarannya pekerjaan informal, lebih khusus lagi pekerja rentan di desa," kata Kepala BPJamsostek Sulawesi Utara, Sunardy Syahid, Jumat (18/11/2022).

Ia menjelaskan, pihaknya akan mendorong pemerintah kabupaten kota di Sulut untuk mendukung program Ekosistem Desa ini.

Nantinya, setiap pekerja informal di desa akan dilindungi Program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

"Penganggarannnya bisa dari dana desa.

Perhitungannya, satu desa hanya perlu menganggarkan Rp 20 jutaan setahun," ujarnya.

Sejalan dengan  itu, Program Ekosistem Desa ini diharapkan mendorong kepesertaan pekerja informal.

Sunardy membeber, kepesertaan Jamsosten peserta pekerja informal di Sulut baru 40 persen sekian dari target yang ada.

"Sekitar 70 persen dari angkatan kerja itu pekerja informal.

Itu yang kita sasar," jelasnya.

Terkait itu, jumlah peserta Jamsostek di Sulawesi Utara per akhir Oktober 2022 sebanyak 680 ribu orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved