FIRMAN TUHAN
FIRMAN TUHAN - (Efesus 5:26,27) Pemulihan Gereja
Tidak lama lagi Tuhan Yesus akan datang kembali untuk bertemu dengan gereja-Nya yang sudah benar-benar tanpa cacat atau celah (Efesus 5:26,27).
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak lama lagi Tuhan Yesus akan datang kembali untuk bertemu dengan gereja-Nya yang sudah benar-benar tanpa cacat atau celah (Efesus 5:26,27). Itu sebabnya, sampai sekarang Ia masih bekerja terus melalui Roh Kudus untuk membawa Gereja-Nya kepada kesempurnaan.
Perjalanan kehidupan bangsa Israel merupakan suatu pelajaran penting bagi kita. Kejatuhan Umat Allah itu dan rencana Tuhan untuk pemulihan mereka merupakan pola yang juga dialami oleh gereja. Sejarah menunjukkan bahwa gereja yang pada mulanya berjalan dalam kuasa dan kemuliaan Tuhan kemudian mengalami kemerosotan yang luar biasa. Namun sejarah juga menunjukkan bahwa selanjutnya Tuhan mengambil langkah-langkah untuk memulihkan gereja-Nya.
BANI ISRAEL SEBAGAI SUATU PELAJARAN
Tuhan memilih bani Israel sebagai umat-Nya karena menginginkan bahwa melalui bangsa ini bangsa-bangsa penyembah berhala di sekitar mereka akan juga mengenal-Nya. Itu sebabnya, Tuhan menetapkan bahwa bangsa Israel hanya boleh menyembah Allah yang benar dan dilarang menyembah dewa-dewa yang menjadi pujaan penduduk Kanaan.
Untuk itu, jauh-jauh hari sebelum bangsa Israel memasuki Negeri Kanaan, melalui Nabi Musa Tuhan memberi peringatan, bahwa apabila bani Israel berlaku tidak setia kepada Tuhan maka mereka akan dijatuhi hukuman berupa:
a. Bala penyakit
b. Kekeringan
c. Dijajah oleh bangsa-bangsa lain
d. Dibuang ke negeri asing
Beberapa peringatan Tuhan terhadap bangsa Israel apabila mereka menyembah berhala:
1. Tuhan akan melekatkan penyakit sampar kepadamu (Ulangan 28:21).
2. Juga langit yang diatas kepalamu akan menjadi tembaga dan bumi yang dibawahpun menjadi besi. (Ulangan 28:23).
Ini menggambarkan hujan tidak turun dan kekeringan yang dahsyat.
3. Tuhan akan membiarkan engkau terpukul kalah oleh musuhmu. (Ulangan 28:25).
4. Tuhan akan membawa engkau dengan raja yang kau angkat atasmu itu kepada suatu bangsa yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu. (Ulangan 28:36).
Baca juga: BACAAN ALKITAB MALAM - Mazmur 104 Bersyukur Atas Karya Tuhan Dalam Hidup Kita
Baca juga: RENUNGAN MALAM - (Galatia 6:2) Saling Menolong
Sepeninggal Yosua, berulangkali bangsa Israel terjerumus ke dalam penyembahan berhala. Akibatnya, berulangkali mereka mengalami penjajahan oleh bangsa-bangsa disekitar mereka. Didalam kitab Hakim-hakim berbagai peristiwa tersebut dicatat secara mendetil.
Sepeninggal raja Salomo, Kerajaan Israel terpecah menjadi dua. Kawasan sebelah selatan bernama Kerajaan Yehuda dengan Ibukota Yerusalem, sedangkan yang sebelah utara bernama kerajaan Israel dengan ibukota Samaria (I Raja-raja 12:1-24).
Penduduk kedua negeri tersebut berulangkali terjembab dalam penyembahan berhala. Akibatnya, keempat hukuman yang disebutkan di atas mereka alami.
Sebagai puncaknya Kerajaan Israel ditaklukkan oleh Kerajaan Asyur pada tahun 722 SM (II Raja-raja 17:5,6). Kerajaan Yehuda ditaklukkan oleh Kerajaan Babel pada tahun 587 SM (II Raja-raja 25:1-11).
Di dalam kedua penaklukan tersebut, baik warga Kerajaan Israel maupun Kerajaan Yehuda pada akhirnya di buang ke negeri lain.
RENUNGAN/PENERAPAN :
1. Pada masa pemerintahan raja Ahab, bangsa Israel jatuh kedalam dosa penyembahan dewa Baal.
Dewa Baal adalah dewa kesuburan atau kemakmuran yang dipuja oleh bangsa-bangsa Kanaan. Akibatnya, melalui nabi Elia Tuhan menghukum Israel dengan tidak menurunkan hujan selama tiga setengah tahun (I Raja-raja 16:29-17:1; Yakobus 5:17).
Menurut Anda, dapatkah dikatakan bahwa dewasa ini manusia pada umumnya juga menempatkan kemakmuran sebagai tujuan utama, bahkan lebih dari hal-hal yang bersifat rohaniah?
[ ] Ya
[ ] Tidak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Deretan-Tokoh-Reformasi-Gereja-Dipelopori-oleh-Martin-Luther.jpg)