Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Advetorial

Pemerintah Optimalkan UU Cipta Kerja Demi Antisipasi Resesi Global

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja gelar FGDSatuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja

Editor: Aldi Ponge
Satgas UU Cipta Kerja
Focus Group Discussion yang digelar oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja di Hotel Mercure Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja menggelar Focus Group Discussion dengan mengundang para akademisi, khususnya di bidang hukum di Hotel Mercure Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2022).

Kegiatan ini dilakukan ialah dengan membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan masukan. Tema diskusi yang diambil pun berkaitan dengan peran UU Cipta Kerja dalam mengantisipasi resesi global di 2023 mendatang.

Sekretaris Satgas UU Cipta Kerja sekaligus Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta mengatakan, saat ini kondisi perekonomian Indonesia masih cukup stabil dibandingkan negara-negara lain, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang sudah mulai terdampak resesi global.

"Di triwulan ketiga 2022 proyeksi perekonomian kita masih tumbuh di atas 5 persen. Di 2023 juga diproyeksikan masih tumbuh," ucapnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2022).

Tak hanya itu, nilai inflasi Indonesia hingga saat ini juga masih tergolong moderat di bawah 10 persen. Penciptaan lapangan kerja pun terus terjadi yang dibuktikan dengan semakin turunnya angka pengangguran di Indonesia.

"Jadi dalam situasi ekonomi global yang kelihatannya tidak baik, tapi Indonesia justru masih bisa tetap bertahan," ujarnya.
Ia pun menyebut, kondisi perekonomian Indonesia yang masih cenderung stabil ini terjadi berkat proses transformasi yang konsisten.

Salah satu transformasi atau terobosan besar yang dilakukan pemerintah ialah dengan disahkannya UU Cipa Kerja.
Lewat UU Cipta Kerja ini kini pengusaha bisa semakin mudah berinvestasi lantaran sistem dalam pengajuan izin usaha kini dipermudah.

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga koperasi pun kini diberikan ruang untuk tumbuh berkembang sehingga bisa naik kelas.

"Dalam diskusi ini, kami bersama teman-teman akademisi membahas peran UU Cipta Kerja dalam rangka antisipasi resesi global," kata dia.

"Malah sebagian besar (peserta FGD) mengatakan bahwa UU Cipta Kerja ini satu langkah progresif dalam gerakan transformasi ekonomi nasional. Kita mengarah ke arah yang lebih baik," sambungnya.

Walau UU Cipta Kerja ini dinilai ampuh mengatasi resesi global, ada beberapa masukan yang disampaikan oleh para akademisi.

Seperti pakar hukum dari Universitas Atma Jaya Surya Tjandra yang menyoroti implementasi atau penerapan UU Cipta Kerja ini. Menurutnya, aturan turunan dari UU Cipta Kerja ini perlu lebih disinkronkan lagi.

"Tantangan itu memang di implementasi ya, jadi di aturan turunannya itu harus benar-benar nyambung. Sekarang kan sebagian melihat tidak nyambung dari UU Cipta Kerja ke aturan turunan di kementerian teknis dan antara kementerian teknis satu sama lain," tuturnya.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) periode 2019-2022 ini menyebut, masyarakat perlu kerja nyata dari pemerintah untuk membuktikan UU Cipta Kerja ini benar-benar efektif mengantisipasi resesi global di 2023 mendatang.

"Rakyat butuh respon cepat, rakyat ini (melihat fenomena resesi) sebagian memang realitas, tapi sebagian persepsi," tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved