Kasus Penusukan di Cimahi

Akhirnya Terungkap Motif Pelaku Penusukan Bocah di Cimahi, Diejek Teman Karena Tidak Punya HP

Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan bocah perempuan berinisial PS (12) di Kota Cimahi, Jawa Barat.

Kompas.com/ Tribun Jabar
Pelaku penusukan bocah SD di Cimahi yang pulang ngaji ditangkap tak lama setelah polisi ungkap identitas pelaku. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap motif pelaku pembunuhan bocah gadis di Cimahi, Jawa Barat (Jabar).

Pelaku sakit hati diejek temannya karena tidak mempunyai handphone (HP) lalu muncul niat buruk untuk mencuri HP.

Hal ini diungkap oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo. Berikut ini penjelasannya.

Baca juga: Gempa Terkini, Info Gempa Magnitudo 5.3 SR Selasa 25 Oktober 2022, Guncang di Laut

Baca juga: Seorang Ibu Penyadap Karet Tewas Ditelan Ular Piton 6 Meter, Kondisi Warga Mencekam

Baca juga: 14 Penumpang Tewas, Kapal Cantika 77 Terbakar, Ini Detik-detik Kesaksian Korban Selamat

Rekaman CCTV yang menunjukan sosok penusuk bocah berinisial PS (12) yang terjadi di Cimahi, Jawa Barat pada Rabu (19/10/2022). Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan bocah di Kota Cimahi, Jawa Barat.
Rekaman CCTV yang menunjukan sosok penusuk bocah berinisial PS (12) yang terjadi di Cimahi, Jawa Barat pada Rabu (19/10/2022). Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan bocah di Kota Cimahi, Jawa Barat. (Istimewa via Tribun Jabar)

Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan bocah perempuan berinisial PS (12) di Kota Cimahi, Jabar.

Pelaku diketahui bernama Rizaldi Nugraha Gumilar alias Ical (22).

Pemuda itu ditangkap di Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Minggu (23/10/2022).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menyampaikan pelaku berniat mencuri handphone setelah diejek temannya.

Pelaku sakit hati karena diejek tidak mempunyai handphone.

"Tersangka pengin meminjam HP dari temannya, namun oleh temannya diledek 'Kamu sudah tahun 2022 tapi belum punya HP, usaha dong'."

"Ini akhirnya membuat tersangka sakit hati hingga akhirnya berniat untuk mencari HP dengan cara yang tidak benar," ujar Ibrahim dalam konferensi pers, Senin (24/10/2022), dilansir YouTube Kompas TV.

Ibrahim mengatakan, pelaku itu lalu pulang ke rumahnya untuk mengambil tas yang berisi sangkur.

Pelaku diketahui sempat berputar-putar di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Saat itulah, pemuda tersebut melihat dua bocah berjalan sepulang mengaji, Rabu (19/10/2022).

"Tersangka kemudian mendapatkan dan melihat sasaran dua orang anak yang sedang berjalan," kata Ibrahim.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved