Kebakaran
Kebakaran Tadi Malam, Ibu dan 2 Anaknya Meninggal Terbakar, Korban Ditemukan Posisi Berpelukan
Seorang ibu dan dua anaknya ditemukan meninggal, Sabtu (22/10/2022) malam meninggal akibat kebakaran
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kebakaean di pemukiman padat penduduk, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.
Dimana tiga orang menjadi korban dari kebakaran tersebut.
Para korban merupakan Ibu dan anak yang ditemukan dalam posisi berpelukan.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Minggu 23 Oktober 2022, BMKG: 29 Wilayah Alami Hujan Lebat dan Angin
Baca juga: Hasil Liga Inggris Chelsea vs Manchester United, Drama Gol Casemiro, MU Raih 1 Poin Tanpa Ronaldo
Seorang ibu dan dua anaknya ditemukan meninggal, Sabtu (22/10/2022) malam meninggal akibat kebakaran di permukiman padat penduduk RT 08 RW 10 Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.
Jenazah ibu dan dua anaknnya ini ditemukan dalam posisi sedang berpelukan di balik puing-puing reruntuhan rumah.
Kondisi menyayat hati ini terlihat saat warga dan petugas yang melakukan evakuasi setelah proses pemadaman api selesai.
Tatkala petugas menyisir gang-gang sempit permukiman tersebut, warga melaporkan adanya korban tewas lantaran terjebak di dalam salah satu rumah.
Petugas pun mendatangi rumah tersebut dan mendapati keberadaan tiga korban yang tertimpa puing-puing reruntuhan.
Nahas, ketiga korban tersebut ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi tubuh terbakar di balik reruntuhan tersebut.
Ketiga korban ialah seorang ibu Arisulastini (28), yang tewas bersama kedua buah hatinya Aina Natalia Zahran (6) dan Ahmad Fahrizal (11).
Jenazah ketiganya ditemukan berdekatan, dengan posisi Fahrizal sedang memeluk sang adik Aina.
"Kakaknya (ditemukan) dalam posisi memeluk adik kandungnya," kata Ketua RT 08 RW 10 Pademangan Timur, Herno di lokasi, Sabtu malam.
Herno menduga, pada saat kebakaran terjadi kedua anak-anak itu sedang tertidur dalam rumah.
Sementara sang ibu, yang diduga masih terjaga, berupaya menyelamatkan kedua buah hatinya meskipun sadar api sudah semakin membesar.
"Memang sepertinya lagi tidur itu, ibunya mau melarikan diri, mau keluar menghindari api tadi. Jenazah di depan pintu ditemukannya, sudah tertimpa puing-puing," ucap Herno.