Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Cerita Alkitab, Kisah Jatuhnya Yerikho di Tangan Israel Dibawah Pimpinan Yosua, Orang Pilihan Tuhan

Cerita Alkitab kali ini membahas mengenai kisah jatuhnya Yerikho di tangan Israel dibawah Pimpinan Yosua, orang Pilihan Tuhan, Yosua 6:1-27

|
Penulis: Erlina Langi | Editor: Erlina Langi
Pixabay.com
Cerita Alkitab, Kisah Jatuhnya Yerikho di Tangan Israel Dibawah Pimpinan Yosua, Orang Pilihan Tuhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut Cerita Alkitab yang membahas mengenai kisah jatuhnya Yerikho di tangan Israel dibawah Pimpinan Yosua, orang Pilihan Tuhan

Perikop mengenai jatuhnya Yerikho yang di bahas ini terdapat dalam Yosua 6:1-27 TB

Saat itu bangsa Yerikho telah ketakutan menghadapi bangsa israel

Namun dengan kesombongan mereka, mereka percaya bahwa tembok yang mereka bangun sangat kuat dan tak dapat dikalahkan oleh siapapun

Pintu-pintu gerbang kota Yerikho telah dijaga ketat dan ditutup rapat-rapat agar orang Israel tidak dapat masuk.

Saat itu, tidak ada seorang pun yang diperbolehkan masuk atau keluar dari Yerikho

Namun Tuhan berfirman kepada Yosua bahwa Tuhan telah menyerahkan Yerikho dengan rajanya dan semua tentaranya yang berani-berani itu.

Yosua 6:1-2 TB
Dalam pada itu Yerikho telah menutup pintu gerbangnya; telah tertutup kota itu karena orang Israel; tidak ada orang keluar atau masuk.
Berfirmanlah Tuhan kepada Yosua: ”Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.

Cerita Alkitab, Kisah Jatuhnya Yerikho di Tangan Israel Dibawah Pimpinan Yosua
Cerita Alkitab, Kisah Jatuhnya Yerikho di Tangan Israel Dibawah Pimpinan Yosua, Orang Pilihan Tuhan

Baca juga: Cerita Alkitab Tentang Kisah Tuhan Yesus yang Dicobai Iblis Saat di Padang Gurun

Baca juga: Cerita Alkitab, Kisah Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang Lebih, Masih Tersisa Lima Bakul Penuh

Tuhan menyuruh Yosua dan para tentaranya untuk berbaris mengelilingi kota itu sekali sehari selama enam hari.

Dengan formasi tujuh orang imam, masing-masing membawa trompet sangkakala.

Harus berjalan di depan Peti Perjanjian.

Kemudia pada hari ketujuh, Yosua dan tentaranya harus mengelilingi kota itu tujuh kali

Sementara para imam meniup trompet sangkakala.

Kemudian imam-imam itu harus meniup trompet sangkakala dengan bunyi yang panjang.

Begitu mendengar bunyi yang panjang itu, semua tentara harus bersorak dengan gemuruh, maka tembok kota itu akan runtuh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved