Manado Sulawesi Utara
Kisah Badut Lampu Merah di Manado Sulawesi Utara
Kisah Badut Lampu Merah di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Jalan sambil goyang setiap kendaraan berhenti.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pernah lihat badut bergoyang di lampu merah Manado?
Pastinya pernah. Jika anda setiap harinya berkendara di jalan - jalan kota.
Seperti namanya badut bergoyang akan jalan sambil goyang setiap kendaraan berhenti di lampu merah.
Goyangannya mengikuti lagu dari type yang tergantung di dada.
Sambil bergoyang, tangan mereka yang memegang kotak terjulur pada pengendara.
Jika pengendara bermurah hati, badut itu tersenyum.
Bilamana cuek atau malah memandang remeh, badut tersebut tetap tersenyum.
Meski wajah di dalamnya kecut.
Tribunmanado mewawancarai Wawan seorang diantaranya Selasa (4/10/2022).
Wawan tengah berjoged di perempatan lampu merah Teling.
Kepada tribunmanado, Wawan mengaku datang dari Palembang.
"Kami datang dari Palembang hanya untuk mencari sesuap nasi," ujarnya.
Dari luar Wawan terlihat lucu dan menggemaskan.
Tapi di dalamnya tersembunyi perjuangan hidup, dimana derita adalah bagian hidup terbesar.
Ia mengaku bekerja dari pagi hingga jam 6 sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kisah-badut-lampu-merah-di-manado-sulawesi-utara.jpg)