Lesti Kejora Alami KDRT
Apa Itu Amygdala Hijack? Pemicu Suami Cekik dan Banting Istri, Ini Kata Pakar
Simak mengenai Amygdala Hijack dalam artikel berikut ini yang diduga menjadi pemicu Rizky Billar lakukan kekerasan.
Atau menghadapi anak nakal langsung mau marah. Atau respon sederhana tersinggung ketika ada orang mengambil jalur di saat sedang berkendara.
Baca juga: Pantas Dinobatkan Jadi Best Couple, Intip Potret Mesra Rizky Billar dan Lesti Kejora
Faktor ini menurut Coach Rheo, penyebabnya sangat banyak. Di satu sisi kita begitu menyayangi dan mencintai anak, tapi di saat yang lain dapat marah meledak.
“Marah meledak kita seakan lupa semua cinta itu. Kita seperti menjadi Hulk yang hijau, besar mengamuk. Tapi setelahnya kembali tersadar. Akhirnya menyesali perbuatan kita,” ujar pakar yang kini mengadakan kelas netralisasi ‘The Art of Living’ ; Seni Menciptakan Kehidupan Tanpa Batasan ini.
Apa faktor penyebabnya? Menurut Coach Rheo sangat bervariasi. Tergantung pengalaman di masa lalu yang membentuk model dunia internal dalam pikiran.
Semisal, sejak kecil kerap diberi pemahaman jika laki-laki harus dihormati. Laki-laki adalah kepala keluarga. Laki-laki tidak boleh direndahkan, dan lain sebagaimya.
“Ini menjadi pesan dan nasehat turun-temurun. Ditanamkan dari lingkungan dan disetujui sebagai kebenaran massal di banyak kebudayaan,” paparnya.
Maka ketika hal tersebut disinggung sering menimbulkan ledakan respon luar biasa, dan tidak terkendali. Makna internal bawah sadar inilah yang sebenarnya menjadi beban dalam diri kita.
“Kita tidak memahami bagaimana sesungguhnya beban ini bekerja dalam diri kita. Kita seringkali kecolongan ketika terpicu oleh peristiwa di sekeliling kita,” ungkap motivator yang mendapat pengakuan sebagai Trainer, dan NLP Meta Master Practitioner of Neurosemantics, (International Institute of Neurosemantic, North Carolina USA) ini.
Coach Rheo mengungkapkan, dalam tayangan YouTube Fadi Iskandar yang diunggah Minggu (25/9/2022), Rizky Billar menyampaikan: "gue tuh enggak masalah ketika secara karir gue direndahkan. Tapi ketika secara gue sebagai suami, gue direndahkan, gue enggak terima."
“Rizky mungkin pria baik yang mengasihi istrinya. Namun mungkin juga ada perilaku tertentu yang baginya tidak bisa ditolerir. Mungkin karena hal itu bersifat prinsip dalam hidupnya. Dan ketika hal ini terpicu maka menimbulkan perselisihan yang signifikan,” ujar Coach Rheo.
Timbunan beban emosi memang menjadi tema besar dalam kehidupan berumah tangga. Beban ini menjadi ‘amunisi bawah sadar’ siap ditembakkan ketika ada kesempatan yang datang menghampiri.
“Apalagi jika ditambah dengan kenyataan yang tak diharapkan. Hal ini menjadi beban tersendiri. Akhirnya membuat emosi kita meledak tidak terkendali,” kata Coah Rheo.
Seperti juga kasus yang bisa kita lihat ketika Wendy Walters menyampaikan keluh kesahnya terkait kreator konten Reza Arap di sosial media. Beban emosi bawah sadar kerap menciptakan suasana tidak nyaman dalam rumah tangga.
“Bisa menyebabkan perceraian psikologis; serumah tapi saling abai. Akhirnya menciptakan keretakan rumah tangga. Hal ini kerap membuka celah bagi pihak ketiga masuk dalam rumah tangga seseorang,” ujar Coach Rheo.
Untuk itu Coach Rheo mengingatkan tentang pentingnya membuang beban emosi secara tuntas. Apalagi jika sudah ada indikasi beban emosi tidak terkendali. Mulai ada letupan-letupan kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Apa-Itu-Amygdala-Hijack-Pemicu-Suami-Cekik-dan-Banting-Istri-Ini-Kata-Pakar.jpg)