Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lesti Kejora Alami KDRT

Apa Itu Amygdala Hijack? Pemicu Suami Cekik dan Banting Istri, Ini Kata Pakar

Simak mengenai Amygdala Hijack dalam artikel berikut ini yang diduga menjadi pemicu Rizky Billar lakukan kekerasan.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/Youtube/Istimewa
Apa Itu Amygdala Hijack? Pemicu Suami Cekik dan Banting Istri, Ini Kata Pakar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak dalam artikel ini tentang Amygdala Hijack.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebut dialami Lesti Kejora menjadi kabar mengejutkan publik di Indonesia.

Rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar yang selama ini dikenal harmonis harus tersandung kasus KDRT.

Baca juga: Terungkap Kondisi Terbaru Lesti Kejora, Cedera di Kepala & Kerongkongan, Istri Billar Tak Mau Makan

Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke polisi karena diduga melakukan KDRT.
Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke polisi karena diduga melakukan KDRT. (Istimewa via Tribun Medan.)

Siapa sangka, sang biduan melaporkan suaminya, Rizky Billar, atas dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (28/9/2022) malam.

Pasangan muda ini menambah daftar panjang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di kalangan artis dan selebritis.

Lesti Kejora kini harus dirawat di Rumah Sakit akibat mengalami cedera.

Lesti Kejora disebut dicekik dan dibanting Rizky Billar.

Kini publik mengecam tindakan Rizky Billar ini.

Mengapa seseorang bisa terdorong menyakiti orang lain atau pasangan hidupnya?

“Ini adalah respon otomatis seseorang yang menimbun beban emosi di benak bawah sadarnya dalam waktu sangat lama,” ungkap Mind Technology Expert (Pakar Teknologi Pikiran) Coach Rheo, Sabtu (1/10/2022).

Timbunan beban emosi tersebut, lanjut Coach Rheo, menciptakan reaksi reaktif yang diproses oleh bagian dari amygdala pada otak.

“Istilah ini sering disebut Amygdala Hijack,” tutur pencipta metode DOA-TRTO (Divine Oracular Assistance - Tension Releasing Technique Online) yang banyak berhasil membantu membuang beban emosi ini.

Coach Rheo memberi analogi. Seperti orang yang tengah mabuk beban emosi mengambil alih kesadarannya. Memengaruhi peranan otak neocortex (pusat pikiran rasional).

“Sehingga sering digambarkan seperti gelap mata. Sejenak seperti bukan kita. Itulah saat beban emosi menghampiri kita, dan mengambil alih semuanya,” ujarnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata Coach Rheo, hal ini banyak terjadi. Misalnya ketika melihat plang diskon langsung tergerak untuk belanja.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved