G30S PKI

G30S PKI, Soeharto Hanya Diam Usai Dengar Laporan Kudeta Dewan Jenderal, Kolonel Latief Bersaksi

Sejarah G30S PKI 1965. Reaksi Soeharto ketika mendapat laporan adanya upaya kudeta dari Dewan Jenderal AD sebelum pecahnya tragedi G30S.

Editor: Frandi Piring
Kompas.com | Kibrisdpr.go.id
G30S PKI, Soeharto Hanya Diam Usai Dengar Laporan Kudeta Dewan Jenderal, Kolonel Latief Bersaksi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejarah peristiwa Gerakan 30 September ( G30S ) 1965 yang menjadi tinta hitam dalam perjalanan revolusi bangsa Indonesia.

Peristiwa G30S masih banyak menyimpan banyak misteri. 

Satu di antaranya yakni tentang latar belakang, siapa saja yang terlibat, dan dalang sebenarnya di balik peristiwa tersebut.

Ada pihak yang meyakini bahwa Presiden Ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, punya peran dalam insiden 57 tahun lalu itu. 

Soeharto diyakini sebagai orang yang berada di balik peristiwa G30S dan pembantaian ratusan ribu orang yang menyusulnya.

Sebab, meskipun Soeharto salah satu jenderal TNI saat itu, namun dia tidak diculik dan dibunuh oleh PKI seperti jenderal-jenderal lainnya.

Di mana Soeharto saat terjadinya peristiwa penculikan pada malam 30 September 1965. Lalu, mengapa Soeharto tidak diculik dan dibunuh PKI?

Kesaksian Kolonel Latief dan keberadaan Soeharto

Soeharto pada saat itu menjabat Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) atau Pangkostrad berpangkat mayor jenderal. 

Soeharto disebut-sebut mengetahui akan rencana penculikan sejumlah jenderal yang diyakini sebagai Dewan Jenderal yang akan melakukan kudeta pada Presiden Sukarno.

Hal itu berdasarkan kesaksian salah satu pelaku yaitu Kolonel Abdul Latief dalam persidangan.

Dikutip dari buku John Roosa berjudul Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto, Latief bersaksi bahwa ia memberi tahu Soeharto soal rencana penculikan sejumlah jenderal.

"Sehari sebelum kejadian itu saya melapor langsung kepada Bapak Mayjen Soeharto, sewaktu beliau berada di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) sedang menunggui putranya yang ketumpahan sup panas.

Dengan laporan saya ini, berarti saya mendapat bantuan moril, karena tidak ada reaksi dari beliau," kata Latief.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved